7.9 C
New York
Saturday, October 31, 2026

Buy now

Andalkan Mesin Boxer dan RWD, Ini Teknologi Subaru BRZ di Ajang Balap Mandalika

TEKNOBUZZ – Teknologi mesin dan konfigurasi penggerak menjadi faktor penting dalam menentukan karakter sebuah mobil sport, terutama ketika harus menghadapi tantangan di lintasan balap. Hal inilah yang menjadi salah satu daya tarik Subaru BRZ, sports coupe yang digunakan dalam ajang Liqui Moly Subaru BRZ Super Series 2026.

Kejuaraan yang diselenggarakan Subaru Indonesia bersama Max Motorsports tersebut baru saja menuntaskan musim 2026 melalui Round 7 dan Round 8 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, pada 16–18 Oktober 2026.

Menggunakan format one-make race, seluruh peserta mengandalkan mobil dengan spesifikasi teknis seragam. Dengan demikian, kemampuan kendaraan dapat diuji dalam kondisi kompetisi, sementara keterampilan pembalap menjadi faktor utama yang membedakan hasil di lintasan.

Salah satu teknologi utama yang menjadi karakter Subaru BRZ adalah mesin 2.4L SUBARU BOXER naturally aspirated. Mesin berkapasitas 2.387 cc ini menggunakan konfigurasi empat silinder horizontal berlawanan atau horizontally opposed.

Berbeda dari konfigurasi mesin konvensional yang menempatkan silinder secara vertikal atau membentuk huruf V, mesin BOXER memiliki posisi piston yang bergerak saling berlawanan secara horizontal.

Konfigurasi tersebut memungkinkan mesin ditempatkan lebih rendah di dalam kendaraan. Dampaknya, Subaru BRZ memiliki pusat gravitasi rendah yang membantu menjaga keseimbangan kendaraan ketika melakukan manuver.

Mesin Boxer 237 PS dengan Penggerak Roda Belakang

Dari sisi performa, mesin 2.4L SUBARU BOXER pada BRZ mampu menghasilkan tenaga maksimum 237 PS pada 7.000 rpm dan torsi puncak 250 Nm pada 3.700 rpm.

Tenaga tersebut disalurkan ke roda belakang melalui sistem penggerak rear-wheel drive (RWD).

Kombinasi mesin BOXER dan RWD membentuk karakter berkendara Subaru BRZ yang berorientasi pada pengendalian. Distribusi tenaga ke roda belakang memberikan karakter berbeda dibandingkan mobil berpenggerak roda depan, terutama ketika menghadapi tikungan dan akselerasi keluar tikungan.

Sementara itu, posisi mesin yang rendah membantu mempertahankan pusat gravitasi kendaraan. Karakteristik ini menjadi salah satu elemen penting bagi mobil yang dirancang untuk memberikan respons pengendalian saat bermanuver di lintasan.

Subaru BRZ sendiri merupakan sports coupe dua pintu dengan konfigurasi tempat duduk 2+2. Pendekatan desainnya menitikberatkan pada keseimbangan antara performa mesin dan karakter pengendalian.

Teknologi Keselamatan untuk Kompetisi

Selain performa, aspek keselamatan menjadi bagian penting dari pengembangan Subaru BRZ sebagai platform motorsport.

Dalam ajang Liqui Moly Subaru BRZ Super Series 2026, aspek perlindungan pembalap diperkuat melalui integrasi fitur keselamatan struktural kendaraan, penggunaan roll cage sesuai regulasi, serta penerapan standar teknis yang mendukung keselamatan selama kompetisi.

Pendekatan tersebut sejalan dengan filosofi keselamatan Subaru yang menjadi bagian dari identitas merek otomotif asal Jepang tersebut.

Penggunaan spesifikasi kendaraan yang seragam dalam format one-make race juga memberikan kesempatan bagi para pembalap untuk mengembangkan kemampuan teknis, mulai dari presisi mengemudi, penguasaan kendaraan, hingga konsistensi saat menghadapi persaingan.

Executive General Manager Subaru Indonesia, Edward Kencono, mengatakan bahwa ronde final musim ini memperlihatkan kompetisi ketat dengan selisih waktu tipis di barisan depan.

Menurutnya, kejuaraan tersebut menghadirkan kompetisi yang adil dan berbasis kemampuan, dengan keselamatan tetap menjadi prioritas utama.

Teknologi BRZ Teruji dalam Persaingan di Mandalika

Karakter teknis Subaru BRZ menjadi salah satu fondasi penyelenggaraan Liqui Moly Subaru BRZ Super Series 2026. Sepanjang musim, kendaraan ini digunakan oleh para pembalap dari kategori PRO, PRO-AM, AM, dan ROOKIE.

Pada dua balapan terakhir di Mandalika, Demas Agil dari Dewa United Motorsport berhasil mendominasi kategori PRO dengan meraih kemenangan pada Round 7 dan Round 8.

Sementara itu, Sudarmono dari Rizqy Motorsport x Green Plafon Racing menyapu bersih kemenangan di kategori PRO-AM. Kelas AM menghadirkan dua pemenang berbeda, yakni Wildan Rizkyansyah pada Round 7 dan Hery Wirawan pada Round 8. Adapun kategori ROOKIE dimenangkan Raphael Anggoman dan Ristiawan Suherman secara berurutan.

Founder Max Motorsports, Yahya Adi Nugroho, menilai kualitas pembalap dan persaingan pada ronde final mencerminkan perkembangan ekosistem motorsport nasional yang semakin matang.

Melalui kompetisi ini, Subaru Indonesia bersama Max Motorsports tidak hanya menghadirkan arena balap, tetapi juga platform untuk mengembangkan talenta pembalap dan meningkatkan standar kompetisi motorsport di Indonesia.

Kombinasi mesin BOXER, pusat gravitasi rendah, serta sistem penggerak roda belakang menjadi fondasi teknologi yang membentuk karakter Subaru BRZ. Di lintasan Mandalika, kombinasi tersebut menjadi bagian dari pengalaman kompetisi yang menguji kemampuan kendaraan sekaligus keterampilan para pembalap.

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles