TEKNOBUZZ – Produsen otomotif asal Korea Selatan, Hyundai, kembali memperluas lini kendaraan listriknya dengan meluncurkan Hyundai Ioniq 3 di pasar Eropa. Mengutip ArenaEV, mobil listrik ini hadir sebagai “adik” dari Hyundai Ioniq 5 dan mengusung konsep “aero hatchback” yang memadukan tampilan SUV kompak dengan posisi bodi lebih rendah.
Secara dimensi, Hyundai Ioniq 3 memiliki panjang 4.155 mm, mirip dengan Hyundai Bayon. Meski tergolong kecil, mobil ini menawarkan ruang kabin lega berkat wheelbase panjang 2.680 mm, setara dengan Kia EV3.

Baca juga: Bantu Bencana di Sumatera, Hyundai Donasikan Ambulans Stargazer Cartenz
Penempatan roda di ujung bodi membuat ruang penumpang terasa lebih luas. Dari sisi desain, Ioniq 3 tampil modern dengan lampu LED depan terpisah dan detail unik di bagian belakang yang membentuk huruf “H” dalam kode Morse.

Meski tetap futuristik, Hyundai mempertahankan kepraktisan dengan desain lima pintu konvensional. Namun, kaca belakang yang terbagi oleh garis horizontal cukup tebal berpotensi mengurangi visibilitas.
Hyundai juga menghadirkan varian sporty N Line yang dilengkapi velg 19 inci, bumper agresif, serta spoiler belakang. Sementara varian standar menggunakan velg 16 inci. Aksen hitam pada beberapa bagian eksterior menambah kesan dinamis pada model ini.
Masuk ke interior, Hyundai Ioniq 3 menawarkan kabin modern dengan layar sentuh besar hingga 14,6 inci. Sistem infotainment menggunakan software berbasis Google bernama Pleos, yang pertama kali diterapkan pada mobil produksi Hyundai.
Menariknya, mobil ini tetap menyediakan tombol fisik untuk kontrol AC dan audio demi kemudahan penggunaan. Dari sisi kepraktisan, tuas transmisi ditempatkan di belakang setir sehingga area tengah lebih lapang untuk penyimpanan, termasuk wireless charger.
Bagasi berkapasitas 44 liter dilengkapi ruang tambahan “Megabox”. Selain itu, fitur Relaxation Seats memungkinkan kursi direbahkan saat pengisian daya.
Untuk performa, Hyundai Ioniq 3 hadir dalam dua varian. Versi Standard Range dibekali motor 144 hp dengan baterai 42,2 kWh dan jarak tempuh hingga 344 km.
Sementara Long Range menawarkan baterai 61 kWh dengan jangkauan mencapai 496 km, meski tenaga sedikit lebih kecil di 133 hp.Hyundai berencana meluncurkan Ioniq 3 di Eropa akhir tahun ini dengan produksi di Turki.
Meski begitu, model ini dipastikan tidak masuk pasar Amerika Serikat karena faktor pajak impor yang tinggi. Namun, belum ada informasi resmi dari Hyundai, apakah Ioniq 3 akan dipasarkan di negara lain, selain Eropa, termasuk Indonesia.
Lalu, apakah Hyundai Ioniq 3 akan dipasarkan di Indonesia? Mungkin saja. Mengingat Hyundai Ioniq series telah dipasarkan di Indonesia.


