TEKNOBUZZ – Kementerian Komunikasi dan Digital mengajak masyarakat menjadikan momentum Idul Fitri 1447 Hijriah sebagai titik balik untuk menjaga ruang digital yang aman, sehat, dan menyejukkan. Pesan ini disampaikan sebagai bagian dari upaya melindungi publik dari disinformasi dan konten berbahaya yang masih marak.
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid menyampaikan bahwa Idul Fitri bukan hanya perayaan, tapi juga momentum untuk memperbaiki diri, termasuk dalam beraktivitas di ruang digital.
“Setelah satu bulan penuh kita menunaikan ibadah puasa Ramadhan, menahan diri, memperkuat kesabaran, dan memperdalam kepedulian. Kini saatnya kita kembali pada fitrah, menjadi pribadi yang lebih bersih dan lebih peduli terhadap sesama,” ujar Meutya dalam tayangan Youtube @KemkomdigiTV di Jakarta Pusat, seperti dikutip situs resmi Komdigi.
Baca juga: Temui Menkomdigi, Meta Respons Sidak Pemerintah Indonesia
Atas nama keluarga besar Kementerian Komunikasi dan Digital, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Angga Raka Prabowo menyampaikan ucapan kepada seluruh masyarakat Indonesia.
“Atas nama warga besar Kementerian Komunikasi dan Digital, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,” ucap Angga.
Angga menekankan bahwa di balik suasana kebersamaan Idul Fitri, ada banyak pihak yang tetap bekerja menjaga konektivitas dan kelancaran informasi bagi masyarakat.
“Di hari yang fitri ini, kita juga diingatkan bahwa di tengah suasana kebersamaan masih banyak saudara kita yang tetap bekerja agar silaturahmi tetap terjaga. Ada yang memastikan perjalanan aman, jaringan tetap terhubung, dan informasi tetap sampai dengan baik,” kata Angga.
Sementara itu, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria menegaskan pentingnya menjaga kualitas ruang digital sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.
“Semangat inilah yang ingin terus kita jaga. Menghadirkan ruang digital yang menghubungkan, menumbuhkan, sekaligus melindungi. Ruang digital yang membawa manfaat bebas dari disinformasi, kebencian, dan konten berbahaya,” ungkap Nezar.
Menkomdigi Meutya Hafid menambahkan bahwa, nilai kesucian Idul Fitri harus tercermin dalam perilaku digital sehari hari.
“Mari kita jaga ruang digital kita untuk tetap aman dan menyejukkan sebagaimana hati yang kembali bersih di hari kemenangan,” tegas Meutya.


