TEKNOBUZZ – Dalam merealisasikan program Makan Bergizi Gratis seperti yang dijanjikan saat kampanye Pilpres 2024, Presiden terpilih Prabowo Subianto disebutkan akan memanfaatkan teknologi artificial intelligence (AI) dalam penerapannya.
Hal tersebut disampaikan Dirgayuza Setiawan, Editor buku Transformasi Bangsa Prabowo Subianto pada acara diskusi Indotelko Forum yang mengambil tema “Unlocking Digital Economy for 8% Growth”.
Dirgayuza menyampaikan, teknologi kecerdasan buatan (AI) akan digunakan untuk menentukan menu yang tepat pada program makan bergizi gratis tersebut.
“Pada tahun 2025 nanti kita akan mengguanakan kecerdasan untuk membantu kepala dapur menentukan menu selama sebulan kedepan,” ungkapnya.
Dalam penjelasannya, kepala dapur harus memasukan di sistem bahan makanan apa saja yang tersedia di lokal, harganya berapa dan kuantitasnya berapa yang tersedia.
Dengan menggunakan data yang didapatkan dari kementerian kesehatan terutama untuk jumlah kalori, gizi untuk setiap bahan makanan yang ada di dapur maka kepala dapur bisa menentukan menu yang cocok untuk mencapai target.
Baca juga: Ekonomi Digital jadi Kunci Sukses Pertumbuhan Ekonomi Pemerintahan Prabowo
Target yang harus dicapai dalam program makan bergizi gratis ini dijelaskannya terdiri dari yang pertama adalah target jumlah makanan yang disediakan. Target kedua adalah harga per porsi dan target ketiga adalah nutrisi yang terkandung di dalamnya.
“Kalau semua itu dilakukan secara manual, pusing kepala dapurnya,” tegas Dirgayuza.


