22.3 C
New York
Monday, June 29, 2026

Buy now

Salesforce Bawa Konsep Agentic Enterprise ke FIFA World Cup 2026

TEKNOBUZZ – Salesforce, perusahaan Agentic CRM, secara resmi mengumumkan kemitraan strategis lintas turnamen sebagai Official Tournament Supporter untuk dua ajang sepak bola terbesar di jagat raya: FIFA World Cup 2026 dan FIFA Women’s World Cup 2027.

Kemitraan ini menghadirkan portofolio Agentforce 360 dan Slack untuk mentransformasi total operasional tenaga kerja, kolaborasi antar-kota tuan rumah, hingga manajemen komunikasi pemangku kepentingan berbasis kecerdasan buatan (AI).

Membawa Konsep Agentic Enterprise ke Panggung Olahraga Terbesar

FIFA World Cup 2026 yang tengah berlangsung di Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat mencatatkan sejarah sebagai turnamen terbesar FIFA dengan melibatkan 48 tim dan diperkirakan menyedot perhatian lebih dari 5 miliar penonton global. Dengan skala sebesar ini, pengelolaan operasional menjadi tantangan yang sangat kompleks.

Melalui kemitraan ini, FIFA mengadopsi model Agentic Enterprise—sebuah ekosistem kerja tempat manusia, agen AI, aplikasi, dan data terintegrasi secara langsung ke dalam alur kerja sehari-hari melalui Slack sebagai sistem operasinya.

Dukungan Operasional Operasi di Dua Turnamen Besar:

  • FIFA World Cup 2026 (Amerika Utara & Eropa): FIFA memanfaatkan Slack untuk mengatur manajemen tenaga kerja secara real-time di 16 kota tuan rumah, menjadikannya ruang kerja utama yang menghubungkan manusia dan alur kerja berbasis AI.
  • FIFA Women’s World Cup 2027 (Amerika Utara & Brasil): Slack dan Platform Agentforce 360 akan dikerahkan untuk menggerakkan platform digital FIFA. Agen AI otonom akan menganalisis data turnamen guna menyajikan interaksi yang personal dan selalu aktif (always-on) bagi jutaan penggemar di berbagai kanal komunikasi (omni-channel).
  • Komunikasi Pemangku Kepentingan: Kedua turnamen ini mengintegrasikan ekosistem Agentforce Service, Sales, dan Marketing untuk mengelola hubungan dengan kota tuan rumah, pemasok, serta pemangku kepentingan lainnya demi mendorong efisiensi operasional yang maksimal.

Komitmen Pemimpin Industri

Sinergi antara teknologi mutakhir dan olahraga ini disambut baik oleh kedua belah pihak yang optimistis bahwa langkah ini akan menetapkan standar baru dalam penyelenggaraan acara berskala global.

Patrick Stokes, President dan Chief Marketing Officer (CMO) Salesforce, menyatakan: “Menyelenggarakan FIFA World Cup merupakan salah satu tugas paling kompleks dalam dunia olahraga global. Kami merasa terhormat dapat menghadirkan kekuatan Agentic Enterprise ke dua turnamen bersejarah ini untuk menghubungkan para penggemar, pemangku kepentingan, dan kota-kota tuan rumah dengan cara yang belum pernah ada sebelumnya.”

Hal senada juga diungkapkan oleh pihak FIFA yang melihat pentingnya inovasi digital yang mumpuni demi kelancaran turnamen berskala masif tersebut.

Romy Gai, Chief Business Officer FIFA, menambahkan: “Teknologi dan keahlian Salesforce akan membantu mendukung penyelenggaraan dua kompetisi bersejarah ini dengan menghubungkan tim peserta, kota-kota tuan rumah, para relawan, mitra, dan penggemar melalui solusi digital yang inovatif.”

Melalui integrasi fondasi digital yang terpadu ini, Salesforce dan FIFA siap membuktikan bagaimana kekuatan AI dan kolaborasi manusia dapat menyukseskan pergelaran olahraga yang paling dicintai di dunia.

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles