8.1 C
New York
Monday, April 27, 2026

Buy now

Gak Bikin Baterai Rusak, Ini Cara Charge Mobil Listrik!

TEKNOBUZZ – Mobil listrik kini makin populer di Indonesia berkat efisiensi dan dukungan infrastruktur seperti Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Namun, masih banyak pengguna yang belum paham cara mengisi daya yang benar agar baterai tetap awet.

Kini Teknobuzz ID akan membagikan tips Cara Charge Mobil Listrik agar Baterai tidak cepat rusak untuk semua brand mobil listrik yang telah tersedia di Indonesia. Yuk, langsung simak saja ulasannya berikut ini!

1. Jangan Kejar 100%, Idealnya 80–90%

Kebiasaan mengisi baterai hingga penuh justru bisa mempercepat degradasi. Baterai mobil listrik dengan bekerja optimal di rentang 20–90%. Jadi, hentikan pengisian sebelum full untuk menjaga umur pakai tetap panjang.

2. Kenali Pola Charging Harian

Alih-alih menunggu baterai hampir habis, biasakan isi daya secara rutin. Charging ringan tapi konsisten lebih sehat dibanding sekali isi dari 0 ke 100 persen. Ini mirip pola penggunaan baterai smartphone modern.

3. Pilih Waktu Charge yang Tepat

Pengisian di malam hari jadi waktu paling ideal, terutama saat konsumsi listrik rumah lebih rendah. Selain lebih stabil, ini juga membantu menghindari lonjakan beban listrik.

4. Fast Charging? Gunakan Saat Darurat Saja

Fitur fast charging memang praktis dan membuat proses pengisian daya jauh lebih cepat, namun menghasilkan panas lebih tinggi yang bisa berdampak pada sel baterai. Gunakan hanya saat perjalanan jauh atau kondisi mendesak.

5. Perhatikan Faktor Lingkungan

Suhu sekitar sangat mempengaruhi proses charging. Hindari mengisi daya di kondisi terlalu panas karena bisa menurunkan efisiensi dan mempercepat keausan baterai.

6. Estimasi Waktu Pengisian

Rata-rata mobil listrik dengan baterai 60 kWh membutuhkan waktu sekitar 4–8 jam menggunakan charger rumah 7 kW. Namun, durasi ini bisa berubah tergantung kondisi baterai dan daya listrik yang tersedia.

7. Jangan Tinggalkan Mobil Terhubung Terlalu Lama

Meski sistem modern akan menghentikan pengisian otomatis, membiarkan mobil tetap terhubung terlalu lama tetap berisiko terhadap kesehatan baterai dalam jangka panjang.

Cara Charge Mobil Listrik di atas umumnya berlaku untuk semua jenis mobil Listrik yang telah tersedia di Indonesia. Dengan menerapkan kebiasaan charging yang tepat, kamu tidak hanya menjaga performa mobil listrik tetap optimal, tapi juga menghemat biaya perawatan.

Jadi, sudah siap beralih ke gaya hidup berkendara yang lebih cerdas dan ramah lingkungan?

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles