18.4 C
New York
Tuesday, May 26, 2026

Buy now

Percepat 5G Indonesia, Ericsson Hadirkan Solusi RAN Berbasis AI

TEKNOBUZZ – Ericsson resmi meluncurkan portofolio terbaru berupa radio AI-ready, antena, dan perangkat lunak Radio Access Network (RAN) berbasis kecerdasan buatan. Inovasi ini dirancang untuk membantu operator telekomunikasi membangun jaringan yang lebih cerdas, efisien, dan siap menghadapi kebutuhan masa depan, termasuk di Indonesia.

Portofolio baru ini menghadirkan peningkatan signifikan pada performa uplink, efisiensi energi, serta kecerdasan jaringan. Dengan integrasi AI, operator dapat mengoptimalkan jaringan secara real-time dan menghadirkan layanan konektivitas yang lebih terdiferensiasi.

Teknologi ini juga mendukung ekspansi jaringan 5G yang lebih terukur dan efisien dari sisi biaya. Seiring pertumbuhan aplikasi berbasis AI secara global, jaringan seluler dituntut memiliki kapasitas lebih tinggi, latensi rendah, serta reliabilitas yang lebih baik.

Ericsson menjawab tantangan ini dengan menghadirkan solusi yang mampu mengoptimalkan pemanfaatan spektrum dan meningkatkan efisiensi operasional jaringan.

Baca juga: Indosat Ooredoo Hutchison dan Ericsson Kembangkan Platform Monetisasi Digital

Seiring percepatan ekspansi 5G di Indonesia, jaringan tidak hanya harus cepat, tetapi juga cerdas dan berkelanjutan. AI-ready RAN menjadi fondasi penting untuk menghadirkan jaringan adaptif dengan efisiensi energi yang lebih baik,” ujar Presiden Direktur Ericsson Indonesia, Nora Wahby.

Portofolio ini mencakup sepuluh perangkat radio AI-ready, peningkatan software RAN, serta lima antena berkinerja tinggi. Teknologi seperti beamforming cerdas, prediksi jangkauan berbasis AI, hingga pengelolaan mobilitas dan latensi yang lebih canggih memungkinkan alokasi kapasitas jaringan dilakukan secara dinamis sesuai kebutuhan pengguna.

Bagi operator, inovasi ini membuka peluang optimalisasi investasi sekaligus menciptakan layanan baru di luar paket data konvensional. Sementara bagi pengguna, peningkatan ini akan menghadirkan konektivitas yang lebih stabil, mulai dari streaming video hingga gaming dan aplikasi real-time berbasis AI.

Dengan target cakupan 5G Indonesia yang diproyeksikan mencapai sekitar 32% pada 2030, kehadiran solusi ini diharapkan mampu mempercepat transformasi digital nasional. Ericsson menegaskan komitmennya untuk menghadirkan solusi jaringan yang aman, tangguh, dan siap mendukung visi Indonesia di era digital.

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles