11.2 C
New York
Sunday, May 24, 2026

Buy now

Gandeng The Recording Academy, IBM Hadirkan GRAMMY IQ

TEKNOBUZZ – IBM dan The Recording Academy kembali memperkuat kolaborasi strategis mereka menjelang Grammy Awards 2026 dengan meluncurkan GRAMMY IQ. GRAMMY IQ merupakan sebuah pengalaman digital interaktif berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dibangun menggunakan IBM watsonx.

IBM sendiri telah menjadi Mitra Resmi AI dan Cloud untuk Grammy Awards selama hampir satu dekade. GRAMMY IQ memanfaatkan teknologi AI agentik untuk mengolah kumpulan data industri musik milik The Recording Academy menjadi kuis interaktif yang menguji sekaligus memperkaya pengetahuan penggemar musik.

Inisiatif ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang lebih personal, menarik, dan edukatif bagi jutaan penggemar musik, member, serta calon member The Recording Academy di seluruh dunia.Menurut Adam Roth, Executive Vice President of Global Partnerships The Recording Academy, kolaborasi ini menunjukkan bagaimana teknologi dapat merayakan musik sekaligus mempererat hubungan global dengan budaya musik.

“Melalui GRAMMY IQ yang dibangun dengan watsonx, penggemar diajak untuk berinteraksi dengan sejarah dan cerita di balik musik secara lebih bermakna dan inspiratif,” ujar Adam.

GRAMMY IQ hadir dengan asisten AI yang terintegrasi di berbagai kanal digital Grammys®, lengkap dengan fitur papan peringkat dan undian berhadiah untuk mendorong keterlibatan harian serta aktivitas berbagi di media sosial. Solusi ini memanfaatkan large language model (LLM) IBM Granite 3.0 untuk menghasilkan pertanyaan, petunjuk, dan penjelasan jawaban berbasis data historis Grammy, dengan skor tertinggi ditampilkan langsung di situs Grammy.com.

Selain pengalaman digital bagi penggemar, IBM juga akan bekerja sama dengan GRAMMY Museum untuk menghadirkan kembali Musical Crossroads pada GRAMMYS 2026. Pengalaman interaktif ini memungkinkan pengunjung menjelajahi perjalanan artis dan musik dari hampir 200 genre menggunakan teknologi watsonx, memberikan perspektif baru terhadap sejarah industri musik lintas generasi.

Kedepannya, IBM dan The Recording Academy juga berfokus meningkatkan proses digital keanggotaan bagi lebih dari 30.000 member, termasuk pembaruan portal member dan penambahan terjemahan dalam empat bahasa. Seluruh solusi ini bertujuan memperkuat skala konten dan menghadirkan pengalaman digital yang semakin relevan menjelang Music’s Biggest Night.

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles