-6 C
New York
Tuesday, February 3, 2026

Buy now

spot_img

3 Solusi AI Enterprise Lenovo Terbaru yang Diperkenalkan di CES 2026

TEKNOBUZZ – Di ajang Tech World @ CES 2026, Lenovo resmi memperkenalkan rangkaian perangkat AI Enterprise terbaru yang dirancang untuk mempercepat transisi dari sekadar melatih model AI menjadi penerapan nyata (AI Inferencing).

“Perusahaan saat ini membutuhkan AI yang mampu mengubah data dalam jumlah besar menjadi wawasan pada saat data tersebut tercipta. Melalui infrastruktur terbaru Lenovo yang dioptimalkan untuk inferensi, kami memberikan keunggulan real-time kepada pelanggan untuk mengubah volume data yang sangat besar menjadi intelijen instan dan dapat ditindaklanjuti. Selain itu, dapat mendorong pengambilan keputusan yang lebih baik, keamanan yang lebih kuat, serta inovasi yang lebih cepat,” ujar Ashley Gorakhpurwalla, Executive Vice President Lenovo sekaligus President Lenovo Infrastructure Solutions Group melalui keterangan resminya.

Dengan pasar infrastruktur AI yang diprediksi melonjak hingga US$48,8 miliar (Rp819,7 triliun) pada tahun 2030, Lenovo hadir untuk memastikan perusahaan tidak tertinggal.

Berikut 3 Solusi AI Enterprise Lenovo Terbaru yang Diperkenalkan di CES 2026.

Baca juga: 7 Perangkat Baru Lenovo di CES 2026 yang Menandai Era Hybrid AI

1. Server ThinkSystem & ThinkEdge: Otak di Balik AI Real-Time

Lenovo meluncurkan tiga server utama yang dioptimalkan untuk beban kerja inferensi, mulai dari pusat data hingga ke lokasi fisik (edge):

  • Lenovo ThinkSystem SR675i: Dirancang untuk performa tinggi, mampu menjalankan Large Language Models (LLM) secara penuh untuk industri kesehatan dan keuangan.
  • Lenovo ThinkSystem SR650i: Solusi GPU berdensitas tinggi yang mudah diintegrasikan ke pusat data yang sudah ada.
  • Lenovo ThinkEdge SE455i: Server ringkas dan tangguh yang tahan suhu ekstrem (-5°C hingga 55°C). Sangat cocok untuk ritel dan pabrik dengan latensi ultra-rendah.

2. Lenovo Hybrid AI Factory: Solusi Modular & Terintegrasi

Bukan sekadar perangkat keras, Lenovo menghadirkan Hybrid AI Factory. Ini adalah kerangka kerja modular yang membantu organisasi membangun solusi AI berskala besar dengan lebih cepat dan risiko minimal. Kolaborasi global ini mencakup:

  • Nutanix AI: Memaksimalkan penggunaan GPU dalam lingkungan tervirtualisasi.
  • Red Hat AI: Pondasi tangguh untuk pengembangan Agentic AI.
  • Canonical Ubuntu Pro: Solusi hemat biaya bagi perusahaan yang baru memulai eksperimen AI.

3. Layanan Pendukung untuk ROI yang Lebih Cepat

Melalui Lenovo Hybrid AI Factory Services, perusahaan mendapatkan panduan penuh di setiap tahap adopsi AI. Keunggulan layanan ini meliputi:

  • Konsultasi Ahli: Desain lingkungan AI yang sesuai dengan kebutuhan spesifik industri.
  • Lenovo Neptune: Teknologi pendinginan cair untuk efisiensi energi maksimal.
  • Model TruScale: Skema pembayaran pay-as-you-go yang fleksibel, memudahkan skalabilitas tanpa beban anggaran besar di awal.

Tahukah kamu? Teknologi server Lenovo ThinkSystem juga digunakan di Sphere, Las Vegas untuk mengolah konten visual raksasa yang terlihat hingga luar angkasa!

Investasi Lenovo dalam AI Inferencing memungkinkan bisnis mengubah data mentah menjadi intelijen instan yang dapat ditindaklanjuti. Dengan infrastruktur yang andal, keamanan yang kuat, dan efisiensi energi tinggi, Lenovo menjadi mitra strategis utama di era AI.

spot_img

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles