30.9 C
New York
Thursday, April 16, 2026

Buy now

Ericsson Umumkan Pemenang Hackathon 2025

TEKNOBUZZ – Ericsson bersama Qualcomm, Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi), serta Kementerian Perindustrian (Kemenperin) resmi mengumumkan para pemenang utama Hackathon 2025. Grup Future of Tech berhasil meraih juara pertama melalui solusi berbasis 5G dan AI untuk sektor manufaktur.

Sementara itu, posisi kedua dan ketiga diraih oleh grup mAIkroskop dan TaniKan berkat inovasi mereka di bidang kesehatan dan agrikultur. Selain tiga juara utama, sejumlah penghargaan khusus turut diberikan, termasuk AI with a Twist untuk SEI Team, Rising Star untuk Ronda Malam, Most Attractive untuk Perfecto Group, serta People’s Choice Award yang jatuh kepada Pillbox.

Ajang Hackathon 2025 menjadi bukti meningkatnya kualitas talenta digital Indonesia. Menghadirkan peserta dari berbagai sektor, mulai dari manufaktur, kesehatan, pertanian, energi, hingga layanan publik.

Kompetisi ini menonjolkan kemampuan anak bangsa dalam memanfaatkan teknologi 5G dan kecerdasan buatan. Dari ratusan pendaftar, hanya 30 tim terbaik yang terpilih untuk mengikuti sesi mentoring dan workshop intensif sebelum akhirnya memamerkan prototipe mereka pada Hacking Day.

“Hackathon ini bukan sekadar ajang membuat prototipe, tetapi juga untuk solusi inovatif yang benar-benar dapat diterapkan di dunia nyata,” ujar Daniel Ode, President Director Ericsson Indonesia disela acara Pengumuman Pemenang Ericsson Hackathon 2025 di Jakarta.

Menurut Daniel, Ericsson, memanfaatkan ekosistem inovasi global serta kolaborasi dengan akademisi untuk menghadirkan praktik terbaik dan model pengembangan keterampilan digital yang telah teruji ke Indonesia.

“Melalui inisiatif seperti Hackathon ini, Ericsson terus memperkuat kemitraan dalam memberdayakan talenta lokal serta mengembangkan kemampuan 5G dan AI guna mendukung Visi Digital Indonesia 2045,” jelas Daniel.

Pandangan serupa disampaikan Ronald Limoa, VP Technology Strategy and Consumer Product Development Telkomsel yang mengapresiasi orisinalitas dan dampak nyata dari ide para peserta.

“Antusiasme dan semangat kolaborasi yang ditunjukkan para peserta sepanjang kompetisi ini benar-benar menginspirasi. Di Telkomsel, kami terus mencari solusi dan aplikasi inovatif yang dapat memberikan nilai nyata bagi pelanggan serta meningkatkan pengalaman digital mereka,” ungkap Ronald.

Qualcomm juga melihat potensi besar talenta digital Indonesia.

“Saya sangat menghargai keragaman inovasi dan kreativitas yang ditunjukkan oleh semua peserta. Hackathon ini juga mencerminkan komitmen berkelanjutan Qualcomm dalam mengembangkan ekosistem serta talenta digital tersebut dan mendorong inovasi yang bermakna melalui teknologi wireless dan AI yang canggih yang dapat memberikan dampak nyata bagi industri dan komunitas,” papar Nies Purwati, Senior Director of Government Affairs for Southeast Asia at Qualcomm International.

Dari sisi pemerintah, Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid menegaskan bahwa inisiatif seperti ini sangat penting untuk mendukung target pengembangan sembilan juta talenta digital nasional pada 2030.

Hal serupa juga disampaikan oleh Sidik Herman, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia Industri, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri dan Direktur PIDI 4.0 Kementerian Perindustrian Republik Indonesia.

“Dengan lebih dari 56 juta UMKM, Indonesia memiliki fondasi yang kuat untuk tumbuhnya inovasi dan kewirausahaan. Hackathon ini membuktikan bagaimana talenta digital Indonesia mampu mengolah potensi besar tersebut menjadi generasi baru perusahaan yang inovatif. Selain itu, kegiatan ini mampu memperkuat produk lokal, serta melahirkan startup berkelanjutan, dan membawa mereka bersaing di tingkat global,” tutup Sidik.

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles