14 C
New York
Saturday, October 10, 2026

Buy now

JBL Perbarui Identitas Global Lewat Kampanye “Made to be Heard”

TEKNOBUZZ – Memasuki usianya yang ke-80 tahun, raksasa teknologi audio global JBL secara resmi memperkenalkan identitas merek terbarunya, “Made to be Heard”, untuk kawasan Asia Pasifik. Peluncuran ini menandai fase transformasi baru JBL yang kini berfokus pada pemberdayaan budaya, ekspresi diri, serta dukungan penuh bagi para kreator dan komunitas kreatif.

Langkah ini menggantikan identitas kampanye sebelumnya, “Dare to Listen”, yang telah digunakan selama periode 2017 hingga 2024. Jika kampanye terdahulu mengusung semangat untuk berani melampaui batas dari sudut pandang pendengar, “Made to be Heard” memperluas visi tersebut dengan menempatkan pembuat karya (creator) dan keberagaman suara sebagai fokus utama.

“‘Made to Be Heard’ mewakili evolusi JBL selanjutnya sebagai sebuah merek yang dibangun di atas ide-ide berani, kreativitas tanpa batas, dan ekspresi diri yang autentik,” kata General Manager dan Vice President Consumer Audio HARMAN Asia Pacific, Grace Koh. “Lebih dari sebelumnya, kami ingin setiap interaksi dengan JBL mampu memberdayakan setiap orang untuk menunjukkan siapa diri mereka, karena setiap suara berhak untuk didengar.”

Dua Pilar Utama dan Relevansi di Asia Pasifik

Pengembangan identitas baru ini didasarkan pada riset konsumen global mendalam yang mencerminkan dua pilar utama warisan JBL:

  1. Kualitas Kinerja Produk: Menegaskan komitmen terhadap rancangan perangkat audio bersuara jernih dan berkualitas tinggi.
  2. Koneksi Emosional & Budaya: Membangun hubungan personal yang autentik serta relevansi budaya dengan para penggunanya.

Peluncuran identitas baru ini dinilai tepat sasaran bagi pasar Asia Pasifik yang tengah mengalami pertumbuhan pesat di sektor ekonomi kreatif, musik independen, hingga komunitas pemuda digital yang memanfaatkan audio untuk berekspresi di bidang gaming, pembuatan konten, street sports, dan musik.

Inovasi Berbasis AI dan Dukungan Industri Musik

Sebagai bagian dari babak baru ini, JBL terus memperluas ekosistem perangkat audio pintar yang didukung oleh kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Beberapa inovasi yang dihadirkan meliputi mikrofon JBL EasySing dengan fitur penghilang vokal real-time berbasis AI, serta seri smart amplifier JBL BandBox yang memiliki fitur pemisahan instrumen atau vokal (stem isolation) langsung dari perangkat.

Selain itu, JBL juga memperkuat komitmennya terhadap generasi baru di industri musik melalui program JBL Music Academy, yang menyediakan akses ke perangkat, teknologi, serta bimbingan bagi para musisi dan pencipta lagu pendatang baru.

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles