TEKNOBUZZ – Akses terhadap pengalaman kerja profesional yang nyata kini semakin inklusif bagi generasi muda Indonesia. Telkomsel resmi meluncurkan Virtuship, sebuah platform magang virtual berbasis proyek yang dirancang untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa agar dapat merasakan atmosfer dunia kerja secara fleksibel dari mana saja.
Sebagai langkah awal, Telkomsel menggandeng Telkom University sebagai salah satu kampus pertama yang mengadopsi program ini pada peluncuran resminya di Bandung, Senin (10/8). Ke depan, akses platform inovatif ini akan diperluas secara bertahap ke berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Kolaborasi Strategis untuk Kesiapan Talenta Muda
Dihadirkan melalui kolaborasi bersama platform edukasi Kuncie, Virtuship lahir sebagai jawaban atas kebutuhan mahasiswa akan pengalaman profesional yang relevan sebelum benar-benar terjun ke industri. Program perdana bagi mahasiswa Telkom University ini disusun dalam kurun waktu tertentu, mencakup studi kasus, penugasan, hingga pengerjaan proyek nyata yang mengangkat tantangan dari berbagai direktorat di internal Telkomsel.
Sistem pembelajaran dalam Virtuship dirancang terstruktur dengan estimasi bobot yang dapat dikonversikan ke dalam kredit semester (SKS) sesuai kebijakan universitas asal. Keuntungan lainnya, mahasiswa yang berhasil memenuhi syarat kelulusan magang tidak hanya mendapatkan sertifikat resmi, melainkan juga berkesempatan masuk ke dalam talent pool untuk peluang pengembangan karier di Telkomsel di masa mendatang.
Direktur Human Capital Management Telkomsel, Indrawan, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendampingi generasi muda menemukan potensinya. “Banyak mahasiswa memiliki potensi besar, tetapi belum semuanya mendapat kesempatan untuk mengenal dunia kerja… Virtuship membuka ruang bagi mahasiswa untuk belajar dari proyek yang dekat dengan praktik industri, memperoleh umpan balik, serta membangun portofolio sebagai bekal memasuki dunia profesional,” ungkap Indrawan.
Rektor Telkom University, Prof. Dr. Suyanto, S.T., M.Sc., turut menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, pengalaman langsung di industri sangat penting di tengah perubahan kebutuhan dunia kerja yang kian dinamis. “Melalui Virtuship, mahasiswa dapat menghubungkan pembelajaran di kampus dengan tantangan profesional yang nyata. Kami berharap program ini membantu mahasiswa semakin memahami kompetensinya, lebih adaptif, dan lebih siap memberikan kontribusi,” ujarnya.
Perkuat Ekosistem Pendidikan lewat Sinergi Bersama YPT
Momen peluncuran Virtuship ini juga diperkuat dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Sinergi Pemanfaatan Potensi Bersama antara Telkomsel dan Yayasan Pendidikan Telkom (YPT). Sinergi ini menjadi payung hukum untuk ekspansi kolaborasi yang lebih luas di bidang pendidikan, pengembangan talenta, hingga optimalisasi kapabilitas kedua belah pihak demi kemajuan ekosistem pendidikan nasional.
Direktur Sales Telkomsel, Stanislaus Susatyo, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan YPT didasari oleh semangat yang sama untuk menghadirkan manfaat nyata. “Melalui sinergi ini, kami ingin menghubungkan kekuatan pendidikan dengan pengalaman dan kebutuhan industri agar semakin banyak talenta Indonesia memiliki kesempatan untuk bertumbuh,” kata Susatyo.
Senada dengan hal tersebut, Direktur Yayasan Pendidikan Telkom, Dodi Irawan, menambahkan bahwa Virtuship adalah salah satu manifestasi konkret dari kerja sama ini. Ia berharap sinergi ini terus berkembang guna memberikan nilai tambah bagi institusi, peserta didik, maupun masyarakat luas.


