TEKNOBUZZ – PT BYD Motor Indonesia memperkenalkan keunggulan Teknologi Dual Mode (DM) generasi terbaru (DM 5.0) yang mengusung filosofi electric-first di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.
​Teknologi Dual Mode mengintegrasikan motor listrik dan mesin pembakaran internal melalui sistem manajemen energi cerdas. Dalam filosofi electric-first, motor listrik bertindak sebagai penggerak utama kendaraan.
Mesin hybrid bekerja secara otomatis untuk mengisi daya baterai atau memberikan daya tambahan hanya saat dibutuhkan. Pendekatan ini dirangkum dalam konsep GASS: Gesit, Andal, Senyap, dan Super Irit.
​Untuk menjawab beragam kebutuhan mobilitas masyarakat, BYD menghadirkan tiga varian platform Dual Mode:
​1. DM-i (Dual Mode Intelligent): Efisiensi Maksimal untuk Harian
​Platform DM-i dirancang bagi pengguna yang mengutamakan efisiensi bahan bakar dan kenyamanan berkendara harian.
- ​Mesin Hybrid Efisien: Menggunakan mesin 1.5L naturally aspirated dengan efisiensi termal mencapai 46,06%—salah satu yang tertinggi di dunia. Mesin ini didukung rasio kompresi 16:1 dan teknologi pendinginan canggih, serta dapat menggunakan BBM minimum RON 92.
- ​Electric Hybrid System (EHS): Mengintegrasikan motor listrik, kontrol elektronik, dan transmisi dalam satu unit ringkas yang 30% lebih ringan.
- ​Efisiensi Nyata: Pada model BYD M6 DM (model DM pertama BYD di Indonesia), simulasi internal mencatat potensi efisiensi konsumsi bahan bakar hingga 65 km/liter. Lebih dari 4.000 unit BYD M6 DM telah dipesan masyarakat sejak pertama kali diperkenalkan.
- ​Hemat Biaya: Penggunaan platform DM-i berpotensi memotong biaya operasional hingga 60%–66% serta menghemat biaya perawatan berkala hingga 30% selama 3 tahun pertama dibandingkan kendaraan konvensional (ICE).
​2. DM-p (Dual Mode Powerful): Performa Tinggi & Responsif
​Bagi pengemudi yang mendambakan akselerasi dan sensasi berkendara lebih dinamis, BYD menyajikan platform DM-p.
- ​Sistem AWD Listrik: Mengusung mesin 1.5L Turbo (tenaga 115 kW / 156 PS dan torsi 225 Nm) yang dipadukan dengan motor listrik di bagian depan dan belakang (Rear Powertrain Assembly).
- ​Kontrol & Traksi: Konfigurasi All-Wheel Drive (AWD) ini memberikan distribusi tenaga instan, traksi lebih baik di berbagai kondisi jalan, namun tetap mempertahankan efisiensi energi serta perpindahan mode yang halus.
​3. DMO (Dual Mode Off-road): Ketangguhan Penjelajah Segala Medan
​Sistem DMO membawa keunggulan electric-first ke segmen kendaraan off-road tangguh dan premium, seperti pada lini DENZA B5 dan DENZA B8.
- ​Arsitektur Khusus: Menggabungkan World’s First Front Longitudinal Electric Hybrid System, mesin longitudinal 1.5L turbo, serta motor listrik belakang.
- ​Struktur Kokoh: Menggunakan teknologi Cell-to-Chassis (CTC) dan Hybrid Ladder Frame Body yang meningkatkan kekakuan torsional bodi hingga 38%.
- ​Modus Medan (Terrain Modes): Dilengkapi pilihan mode berkendara khusus seperti Snow, Sand, Mud, Mountain, Rock, hingga Wading Mode untuk melibas medan ekstrem dengan senyap dan responsif.
​Edukasi dan Komitmen Elektrifikasi

​Luther Panjaitan, Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, menyampaikan bahwa inovasi teknologi harus berjalan beriringan dengan edukasi pasar.
Melalui pemahaman yang komprehensif mengenai platform DM-i, DM-p, dan DMO, konsumen dapat memilih solusi elektrifikasi yang paling sesuai dengan profil kebutuhan mereka.
​Dengan pengalaman pengembangan teknologi DM selama lebih dari dua dekade sejak 2008, BYD terus memperkuat komitmennya dalam mendukung transisi energi bersih di Indonesia tanpa mengorbankan performa, kenyamanan, maupun keandalan berkendara.


