-2.4 C
New York
Tuesday, February 10, 2026

Buy now

spot_img

AI Alliance Resmi Ekspansi ke Indonesia

TEKNOBUZZ – AI Alliance, konsorsium nirlaba global yang didirikan oleh IBM bersama Meta, resmi mengumumkan ekspansi ke Indonesia. Langkah ini menegaskan komitmen AI Alliance dalam mendorong pengembangan kecerdasan buatan (AI) berbasis open-source yang bertanggung jawab, inklusif, dan berkelanjutan di Tanah Air.

Saat ini, AI Alliance telah hadir di 29 negara dengan 195 organisasi anggota. Ekspansi ke Indonesia melengkapi jaringan perwakilan regional di kawasan Asia Pasifik, termasuk Thailand, Jepang, dan India.

Kehadiran ini dinilai strategis, mengingat AI diproyeksikan mampu menambah nilai hingga USD 366 miliar terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia pada 2030.

Berdasarkan IBM CEO Study terbaru, sebanyak 61% perusahaan di Indonesia telah aktif mengadopsi agen AI dan siap memperluas penerapannya. Namun begitu, hanya 27% responden yang menyatakan sistem AI saat ini telah memberikan pengembalian investasi (ROI) sesuai harapan.

Tantangan lain yang dihadapi mencakup kesiapan talenta digital, infrastruktur, perlindungan data pribadi, serta isu kepercayaan dan keselamatan AI. Hadirnya AI Alliance di Indonesia difokuskan untuk menjawab tantangan tersebut melalui pengembangan solusi AI open-source, penyediaan sumber daya bersama, serta peluang edukasi bagi pelaku usaha, pengembang, dan komunitas lokal.

Universitas Ciputra menjadi anggota pertama AI Alliance di Indonesia, diikuti sejumlah organisasi lain yang tengah mengajukan keanggotaan.

“Kami merasa terhormat dapat bergabung dengan AI Alliance dan menantikan kolaborasi untuk mendorong inisiatif terbuka, khususnya dalam pengembangan keterampilan AI. Kolaborasi ini sejalan dengan visi kampus dalam mempersiapkan talenta AI masa depan menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Prof. Dr. Ir. Denny Bernardus, M.M., Sekretaris Dewan Eksekutif Universitas Ciputra melalui keterangan resminya.

Sementara itu, Catherine Lian, General Manager dan Technology Leader IBM ASEAN, menyatakan, “Indonesia merupakan salah satu ekonomi digital paling dinamis di Asia Tenggara.

Melalui AI Alliance, kami berharap dapat mendorong inovasi serta adopsi AI yang bertanggung jawab dan inklusif.

”Dari sisi Meta, Berni Moestafa, Head of Public Policy Meta Indonesia, menegaskan, “Kemitraan kami dengan IBM bertujuan menjadikan AI lebih mudah diakses, aman, dan bermanfaat bagi semua pemangku kepentingan di Indonesia. AI Alliance menegaskan misinya untuk memajukan pengembangan AI terbuka dan menjaga kedaulatan AI nasional melalui kolaborasi global dan prinsip keterbukaan.

spot_img

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles