TEKNOBUZZ – Xiaomi kembali mencuri perhatian industri kendaraan listrik. Sedan listrik Xiaomi SU7 versi terbaru (refreshed) dilaporkan telah mengantongi lebih dari 100.000 pesanan hanya dalam waktu dua minggu, sejak resmi diperkenalkan pada 7 Januari 2026.
Mengutip ArenaEV, capaian ini menegaskan tingginya minat pasar China terhadap mobil listrik perdana Xiaomi tersebut. Versi terbaru Xiaomi SU7 hadir dengan sejumlah peningkatan penting dibanding model sebelumnya.
Xiaomi membekali sedan listrik ini dengan tenaga lebih besar, fitur keselamatan yang ditingkatkan, serta jarak tempuh yang lebih panjang. Meski mengalami kenaikan harga tipis, konsumen tampaknya tidak keberatan dengan banderol baru yang ditawarkan.
Antusiasme pasar terlihat jelas dari jumlah pesanan yang terkumpul dalam waktu singkat.
Dalam waktu lebih dari dua minggu, Xiaomi berhasil menyentuh angka 100 ribu order, sebuah pencapaian impresif untuk model yang baru diperbarui. Hal ini sekaligus menunjukkan kepercayaan konsumen terhadap ekosistem dan teknologi otomotif yang dikembangkan Xiaomi.
Meski begitu, perlu dicatat bahwa seluruh pesanan Xiaomi SU7 bersifat refundable atau dapat dibatalkan. Artinya, angka 100 ribu tersebut belum sepenuhnya mencerminkan penjualan final. Meski begitu, jumlah pemesanan awal ini tetap menjadi indikator kuat besarnya minat terhadap Xiaomi SU7 versi terbaru.
Keberhasilan ini sejalan dengan ambisi besar Xiaomi di sektor kendaraan listrik. Sebelumnya, perusahaan asal China tersebut menargetkan penjualan 500.000 mobil listrik pada 2026, setelah mencatat pengiriman hingga 400.000 unit EV sepanjang 2025.
Xiaomi juga dikabarkan akan memperluas lini produknya dengan menghadirkan model EREV (Extended Range Electric Vehicle) mulai 2026. Dengan permintaan awal yang tinggi, Xiaomi SU7 berpotensi menjadi salah satu sedan listrik paling diperhitungkan di pasar China.
Data penjualan resmi dalam beberapa bulan ke depan akan menjadi penentu sejauh mana pesanan ini benar-benar terealisasi. Jika tren positif ini berlanjut, Xiaomi semakin memperkuat posisinya sebagai pemain baru yang serius di industri mobil listrik global.


