11.9 C
New York
Saturday, April 18, 2026

Buy now

Penjualan Mobil Listrik Mercedes-Benz Melonjak Selama 2025

TEKNOBUZZ – Mercedes-Benz menutup tahun 2025 dengan kinerja penjualan yang solid, meski dihadapkan pada berbagai tantangan global. Dikutip GSMArena, pabrikan otomotif asal Jerman ini mencatat total penjualan global sebanyak 2,16 juta unit kendaraan sepanjang 2025.

Kuartal terakhir menjadi periode paling kuat, didorong oleh meningkatnya minat pasar terhadap lini mobil dan van listrik Mercedes-Benz. Lonjakan penjualan ini menegaskan pergeseran strategi Mercedes-Benz menuju elektrifikasi.

Pada kuartal keempat 2025 saja, penjualan mobil battery electric vehicle (BEV) naik 18% dibanding kuartal sebelumnya. Tren ini menunjukkan konsumen semakin siap beralih ke kendaraan listrik, terutama dengan semakin banyaknya pilihan model baru.

Eropa menjadi pasar kunci dalam transisi ini. Sepanjang 2025, kendaraan elektrifikasi termasuk mobil listrik murni dan plug-in hybrid, menyumbang 40% dari total penjualan Mercedes-Benz di Eropa.

Beberapa negara Eropa seperti Prancis dan Denmark mencatat rekor penjualan mobil listrik, menandakan penerimaan pasar yang semakin kuat. Salah satu bintang utama adalah Mercedes-Benz CLA listrik terbaru.

Sedan kompak ini meraih predikat “Car of the Year 2026” dari jurnalis otomotif Eropa dan mencatatkan antrean pemesanan hingga tahun 2026. Tingginya permintaan menjadi bukti bahwa desain dan teknologi baru Mercedes-Benz mendapat respons positif.

Tak hanya mobil penumpang, divisi Mercedes-Benz Vans juga mencatat pertumbuhan signifikan. Sepanjang 2025, penjualan van global mencapai 359.100 unit, dengan kenaikan 46% untuk van listrik.

Van listrik kini menyumbang 8% penjualan global dan 11% di Eropa. Pada Maret 2026, Mercedes-Benz akan meluncurkan VLE listrik, kendaraan multi-penumpang berbasis platform listrik baru yang menyasar konsumen premium.

Menariknya, model ikonik seperti G-Class juga mencetak rekor penjualan terbaik sepanjang sejarah dengan pertumbuhan 23%, termasuk berkat hadirnya versi listrik. Divisi performa Mercedes-AMG turut tumbuh 7% menjadi 145.000 unit, sementara segmen mewah “Top-End” kini menyumbang 15% total penjualan.

Memasuki 2026, Mercedes-Benz menyiapkan “product offensive” besar-besaran dengan pembaruan S-Class, GLE, GLS, serta peluncuran C-Class listrik, GLC listrik, dan GLB listrik yang dibekali sistem operasi terbaru MB.OS. Dengan buku pesanan yang penuh dan fokus kuat pada kendaraan listrik, Mercedes-Benz optimistis menghadapi tahun 2026.

Namun, Mercedes-Benz belum memberikan informasi resmi mengenai penjualan kendaraan listrik di negara lain selain Eropa, termasuk Indonesia. Mengingat beberapa mobil listrik Mercedes-Benz juga telah dipasarkan di Indonesia.

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles