15.4 C
New York
Sunday, May 10, 2026

Buy now

Smartphone Premium Kuasai Pasar Indonesia 2025

TEKNOBUZZ – Industri Tech Consumer Goods (TCG) Indonesia menunjukkan perubahan signifikan sepanjang Januari hingga September 2025. Meski kondisi pasar sempat terkoreksi di awal tahun, tren pemulihan terus terlihat hingga kuartal ketiga tahun 2025. 

Pergeseran perilaku konsumen menuju produk premium dan bernilai tinggi menjadi pendorong utama kestabilan pasar teknologi nasional. 

Data NielsenIQ (NIQ) menunjukkan hampir seluruh kategori teknologi mengalami kontraksi, kecuali perangkat kantor yang tumbuh +14,3%. Sektor-sektor seperti smartphone, elektronik konsumen, kamera digital, hingga peralatan rumah tangga kecil mencatat penurunan nilai. 

“Pertumbuhan pasar gadget di Indonesia mengalami peningkatan ada kuartal kedua dan ketiga di tahun 2025 ini. Berpatokan pada dua kuartal tersebut, kami optimis di tahun 2026 nanti masih ada peningkatan pertumbuhan. Tetapi dari survei kami, brand harus menyediakan produk yang diinginkan konsumen, misalnya durability, kualitas yang bagus hingga membangun kepercayaan konsumen terhadap brand,” ujar Bramantiyoko Sasmito, Director Tech and Durables Commercial Lead, NielsenIQ Indonesia, dalam acara diskusi Selular Editor’s Choice 2025 bertema Raja Gadget Indonesia di Jakarta.

Namun, segmen bernilai tinggi, seperti TV berukuran 75 inci, laptop gaming, perangkat dengan kapasitas besar, hingga smartphone dengan storage 512 GB, tetap menjadi pendorong pertumbuhan. Ini memperjelas bahwa konsumen kini lebih memilih value for money, bukan sekadar harga murah. 

Bahkan, 60% konsumen global menyatakan bahwa nilai terbaik adalah faktor terpenting dalam memilih brand.

Tren Pasar Smartphone 2025: Mid-to-High Mendominasi

Pasar smartphone Indonesia pada 2025 menunjukkan pergeseran kuat menuju segmen menengah ke atas. Dari sisi nilai, kontribusi segmen ini telah melampaui kategori harga rendah. Konsumen kini mencari kualitas lebih baik, fitur premium, dan performa tinggi sebagai standar baru.

Modern retailer (chain) semakin penting untuk penjualan smartphone, khususnya untuk kelas smartphone mid-to-high. Penjualan tumbuh pesat di kota Tier 3, didorong ekspansi ritel modern. Permintaan perangkat 5G dan smartphone dengan AI chipset meningkat tajam, sejalan dengan kebutuhan pengalaman digital lebih maju.

Pendorong dan Penghambat Pertumbuhan Pasar Smartphone 2026

Pasar 2026 diperkirakan akan tumbuh lebih baik dibanding 2025. Beberapa faktor yang mendukung antara lain:

1. Peluncuran flagship baru, termasuk iPhone 17, diprediksi menggerakkan permintaan pada paruh kedua 2025 hingga awal 2026.

2. Masuknya pemain baru di Indonesia yang membawa inovasi dan teknologi segar.

3. Musim liburan akhir tahun mendorong konsumsi musiman dan pembelian perangkat baru.

4. Akselerasi jaringan 5G yang memicu upgrade perangkat bagi konsumen.

5. Smartphone berbasis AI makin terjangkau sehingga menarik bagi pasar massal.

Meski optimistis terus bertumbuh, namun pasar smartphone pada tahun 2026 tetap menghadapi tantangan, sebagai berikut. 

– Polarisasi harga dengan segmen ultra low-cost dan premium menguat, sementara kelas entry level melemah.

– Daya beli kelas menengah melemah akibat kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.

Pasar teknologi dan smartphone Indonesia sedang bergerak menuju era baru yang menekankan nilai, kualitas, dan inovasi. Dengan pertumbuhan perangkat 5G, AI, serta meningkatnya kontribusi segmen premium, tahun 2026 diproyeksikan menjadi fase positif bagi industri. Brand yang mampu menghadirkan teknologi bernilai tinggi dengan harga kompetitif akan menjadi pemenang utama dalam industri smartphone.

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles