TEKNOBUZZ — Mengusung komitmen membangun Responsible Digital Infrastructure, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus memacu ekspansi bisnis, penerapan prinsip keberlanjutan (ESG), hingga program pemberdayaan masyarakat yang inklusif.
Seperti diketahui, di tengah percepatan transformasi digital nasional, industri telekomunikasi tidak hanya dituntut untuk memperluas jangkauan sinyal, tetapi juga memastikan bahwa dampak pertumbuhannya dirasakan secara luas dan bertanggung jawab oleh masyarakat.
Sebagai entitas telekomunikasi terpadu yang lahir dari penggabungan kekuatan XL Axiata dan Smartfren, XLSMART kini melayani lebih dari 69 juta pelanggan di seluruh Indonesia. Perusahaan melaju pesat dengan dukungan lebih dari 265 ribu BTS serta jaringan 5G yang telah beroperasi di 53 kota.
Peningkatan infrastruktur ini diarahkan untuk menghadirkan pengalaman konektivitas yang semakin cepat, stabil, dan andal—mulai dari kebutuhan aktivitas harian, pendidikan, hiburan, hingga penguatan ekosistem bisnis UMKM.
Keberlanjutan Berbasis ESG: Dari Lingkungan hingga Tata Kelola
Perkembangan bisnis XLSMART berjalan selaras dengan agenda keberlanjutan yang holistik. Melalui pendekatan Environmental, Social, and Governance (ESG) yang terintegrasi, perusahaan mengukur dan mengelola dampak operasionalnya secara ketat.
Penilaian keberlanjutan ini mencakup belasan topik kritis dan ratusan indikator sektoral, yang memastikan pilar lingkungan, kepedulian sosial, serta tata kelola perusahaan yang transparan berjalan seimbang. Strategi ini menegaskan bahwa penguatan jaringan tidak hanya mengejar pertumbuhan trafik data, tetapi juga mempertimbangkan efisiensi energi serta tata kelola yang bertanggung jawab.
Sisternet: Menjangkau 1,6 Juta Perempuan Indonesia lewat Literasi Digital
Salah satu wujud nyata pilar sosial dan inklusi digital XLSMART hadir melalui inisiatif Sisternet. Program ini difokuskan untuk membuka ruang bagi kaum perempuan Indonesia agar mampu meningkatkan kapasitas diri, memanfaatkan teknologi secara optimal, dan menangkap peluang ekonomi baru.
Hingga September 2026, Sisternet telah berhasil menjangkau lebih dari 1,6 juta perempuan di berbagai daerah melalui pelatihan keterampilan digital, sesi mentoring, pengembangan kepemimpinan, hingga pembukaan akses ke dalam ekosistem usaha. Langkah ini menjadi bukti bahwa konektivitas digital dapat menjadi alat pendorong kesetaraan dan kemandirian ekonomi.
Konektivitas yang Berdampak Nyata
Direktur & Chief Regulatory Officer XLSMART, Merza Fachys, menyampaikan bahwa penguatan bisnis, jaringan, dan program keberlanjutan merupakan bagian dari komitmen panjang perusahaan untuk terus relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Penguatan jaringan kami arahkan untuk menghadirkan pengalaman pelanggan yang semakin konsisten dalam mengakses layanan digital, bekerja, belajar, berkomunikasi, menikmati hiburan, hingga menjalankan aktivitas usaha,” ungkap Merza.
Ke depan, XLSMART berkomitmen untuk melanjutkan penguatan jaringan dan perluasan layanan digital secara berkelanjutan. Dengan menggabungkan kualitas konektivitas, inovasi, keberlanjutan, serta inklusi digital, XLSMART optimistis dapat terus mendorong kemajuan ekosistem digital Indonesia sesuai dengan semangatnya, “Bersama, Melaju Tanpa Batas”.


