TEKNOBUZZ – Ajang lari bergengsi ISOPLUS Run Jakarta 2026 yang digelar oleh WINGS Food di Epiwalk Lifestyle, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu (6/9/2026), tidak hanya menyedot perhatian hampir 8.000 pelari.
Event tahunan keempat ini juga memperlihatkan bagaimana integrasi rekayasa rute, pengalaman visual digital, hingga teknologi daur ulang material mampu meningkatkan standar event olahraga urban di Indonesia.
​Visual Digital & Sensoric Experience di Lintasan
​Salah satu daya tarik terbesar bagi para pelari urban yang akrab dengan teknologi adalah kehadiran Digital Motion Installation di KM 3–4.
Mengandalkan instalasi seni visual karya seniman Popomangun, pameran pergerakan digital ini memberikan stimulus visual modern yang menyegarkan di tengah rute lari.
​Tak hanya itu, panitia menyebarkan Cooling Zone berteknologi misty fan di KM 2 dan KM 8,5 guna menjaga suhu tubuh para pelari tetap ideal. Kesegaran juga dipadukan dengan sarana hiburan terkini seperti kehadiran Running DJ dan Frosty Sip corner di KM 8,5–9.
​Rute Terkalibrasi Presisi & Pemantauan Lingkungan
​Aspek teknis menjadi perhatian utama pada ISOPLUS Run 2026. Panitia menerapkan sistem kalibrasi rute presisi tinggi untuk memastikan akurasi jarak di setiap kategori (5K, 10K, dan Kids Dash).
​Menariknya, di tengah kondisi paparan debu halus abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau yang meluas hingga Jakarta, tim penyelenggara secara ketat memantau parameter lingkungan pada saat start:
- ​Suhu Udara: 25,9°C
- ​Kelembapan: 71,1%
- ​Kecepatan Angin: 5 km/jam
​Untuk mengantisipasi hal tersebut, Race Director Safrita Aryana menetapkan mitigasi teknis berupa penyediaan water station yang sangat rapat di setiap 1,5 km serta penyiapan tim medis Running Doctors berprinsip ‘Run. Observe. Handle’. Pemantauan ini terbukti efektif dengan nihilnya laporan ISPA dari para peserta.
​Upcycling Technology untuk Lingkungan
​Komitmen keberlanjutan pada event ini dieksekusi melalui penerapan teknologi daur ulang material (upcycling). Berkolaborasi dengan Yayasan WINGS Peduli, Recycle Studio ATMI Cikarang, dan Sirkular Karya Indonesia, tempat sampah pilah yang digunakan di area race village dibuat dari hasil upcycling lebih dari 200.000 tutup botol dan 72.000 kemasan sachet.
​Pengelolaan limbahnya pun menggandeng platform pengelolaan sampah terpadu JANGJO. Sampah organik diproses menjadi kompos dan pakan maggot (black soldier fly), sedangkan sampah anorganik dipilah secara spesifik berbasis jenis material untuk didaur ulang secara optimal.
​Gadget Lari & Aplikasi Perbankan Digital
​Nuansa teknologi makin terasa melalui keterlibatan Bank MAS yang menghadirkan lelang running gears dan wearable gadget canggih—seperti earphone Shokz Open Run Pro, smartwatch Google Fitbit, hingga muscle gun On Point.
Seluruh ekosistem pembayaran dan transaksi gatcha games di lokasi diintegrasikan melalui solusi perbankan digital Bank MAS.
​ISOPLUS Run Series 2026 selanjutnya akan menuju puncaknya di Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 pada 4 Oktober 2026, yang akan mengusung kategori penuh hingga 42,195K.


