23.4 C
New York
Tuesday, July 14, 2026

Buy now

Lelang Frekuensi: XLSMART Kuasai Spektrum 700 MHz, Telkomsel Pimpin 2,6 GHz

TEKNOBUZZ — Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi merampungkan salah satu agenda krusial dalam akselerasi transformasi digital nasional, yaitu Lelang Harga Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 700 MHz dan 2,6 GHz. Proses panjang lelang frekuensi ini akhirnya memunculkan nama-nama pemenang di masing-masing kluster frekuensi demi memperluas jaringan mobile broadband 4G dan 5G dari Sumatra hingga Papua.

Tiga operator telekomunikasi raksasa Indonesia—XLSMART, Telkomsel, dan Indosat—telah bersaing ketat memperebutkan alokasi blok premium ini. Berdasarkan hasil evaluasi lelang harga terbaru per Juli 2026, terjadi pembagian dominasi strategis yang menarik di antara para operator.

XLSMART Rajai Spektrum 700 MHz

Pada segmen pita frekuensi rendah (low-band) 700 MHz yang sangat ideal untuk memperluas jangkauan sinyal (coverage) di wilayah pelosok dan menembus dinding gedung padat perkotaan, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk berhasil keluar sebagai peringkat pertama.

XLSMART sukses mengamankan alokasi blok frekuensi sebesar 30 MHz (2×15 MHz) dengan nilai penawaran tertinggi mencapai Rp1,06 triliun. Langkah agresif XLSMART ini diprediksi akan memperkuat fondasi jaringan broadband mereka secara masif di daerah-daerah yang selama ini memiliki keterbatasan sinyal.

Sementara itu, Telkomsel berada di posisi kedua dengan perolehan blok 20 MHz (2×10 MHz) senilai Rp642,5 miliar, disusul oleh Indosat di peringkat ketiga dengan blok 20 MHz (2×10 MHz) senilai Rp507,48 miliar.

Telkomsel Kokoh di Pita Kapasitas Tinggi 2,6 GHz

Kondisi sebaliknya terjadi pada pita frekuensi mid-band 2,6 GHz. Spektrum ini merupakan “kunci emas” bagi operator untuk menggenjot kapasitas saluran data skala besar dan melipatgandakan kecepatan internet super cepat berbasis teknologi 5G.

Di segmen ini, PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) menunjukkan dominasinya dengan menempati peringkat pertama. Telkomsel berhasil menyapu alokasi jumbo sebesar 80 MHz dengan total nilai penawaran Rp545,84 miliar. Tambahan kapasitas ini dipastikan akan membuat layanan 5G milik Telkomsel semakin stabil dan ngebut untuk kebutuhan industri, IoT (Internet of Things), serta heavy-user data di area urban.

Ringkasan Hasil Seleksi Spektrum Komdigi 2026

Operator TelekomunikasiAlokasi Spektrum 700 MHzAlokasi Spektrum 2,6 GHzFokus Utama Layanan
PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk30 MHz (Rp1,06 T)TerbawahPerluasan sinyal (coverage) rural & suburban
PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel)20 MHz (Rp642,5 M)80 MHz (Rp545,84 M)Kapasitas data masif & Kecepatan 5G Urban
PT Indosat Tbk20 MHz (Rp507,48 M)TerbawahKeseimbangan jaringan & Optimalisasi data

Menatap Langkah Berikutnya

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, sebelumnya menegaskan bahwa spektrum frekuensi ini adalah sumber daya alam terbatas yang memiliki potensi luar biasa untuk mendorong produktivitas ekonomi digital nasional.

“Melalui proses seleksi yang transparan ini, kami ingin memastikan pita 700 MHz dan 2,6 GHz dapat dioptimalkan untuk menghadirkan akses internet yang lebih merata dan berkualitas bagi seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Meutya.

Setelah pengumuman hasil lelang harga, Komdigi membuka masa sanggah tertulis bagi para peserta yang difasilitasi melalui sistem e-Auction hingga Selasa, 14 Juli 2026 pukul 15.00 WIB. Jika tidak ada sanggahan material, proses akan berlanjut ke penetapan pemenang resmi oleh Menteri Komdigi, diikuti dengan pemenuhan kewajiban pembayaran up-front fee serta komitmen pembangunan perluasan jaringan broadband di berbagai desa/kelurahan yang telah ditentukan.

Bagi konsumen Indonesia, tuntasnya lelang ini menjadi kabar baik. Kompetisi sehat antar-operator ini akan segera berbuah pada kualitas internet yang lebih stabil, area blank spot yang semakin terkikis, dan adopsi 5G yang kian nyata di depan mata.

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles