19 C
New York
Tuesday, June 9, 2026

Buy now

Kolaborasi Lintas Industri Jadi Kunci Percepatan 5G Advance dan Ekonomi AI

TEKNOBUZZ – Era transformasi digital di Indonesia memasuki babak baru yang semakin progresif. Menyatukan visi untuk mengakselerasi adopsi teknologi mutakhir, para pelaku industri telekomunikasi, teknologi, hingga regulator sepakat bahwa pemerataan jaringan 5G Advance dan penguatan ekonomi berbasis Artificial Intelligence (AI) harus digerakkan melalui kolaborasi yang erat lintas sektor.

Komitmen bersama ini mengemuka dalam diskusi panel di ajang Selular Award ke-23 tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Selular Media Network pada Senin (8/6/2026) di Hotel Peninsula, Jakarta. Mengangkat tema besar “Leading The Future: Building Exponential Value in 5G Advance and AI Economy”, diskusi ini membedah bagaimana integrasi infrastruktur konektivitas dan kecerdasan buatan dapat menciptakan nilai lompatan eksponensial bagi perekonomian nasional.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Digital menegaskan ambisi besarnya untuk membawa Indonesia memimpin panggung digital regional. Denny Setiawan, Direktur Strategi dan Kebijakan Infrastruktur Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mengungkapkan bahwa Komdigi saat ini fokus penuh agar Indonesia mampu bertransformasi menjadi Digital Hub di kawasan Asia-Pasifik, sekaligus menduduki peringkat nomor satu di ASEAN dalam implementasi teknologi AI.

Namun, Denny mengingatkan bahwa target ambisius tersebut mustahil tercapai tanpa fondasi infrastruktur yang kokoh. “Tentu hal tersebut harus diperkuat dengan jaringan internet termasuk jaringan 5G,” tegasnya di hadapan peserta diskusi.

Langkah strategis pemerintah tersebut diamini oleh Adrian Lesmono dari NVIDIA Indonesia. Menggunakan analogi yang menarik, Adrian menyebut bahwa keandalan jaringan 5G merupakan prasyarat mutlak agar pemanfaatan AI bisa berjalan optimal secara masif, bahkan hingga ke wilayah terluar.

“Penerapan AI sekarang makin masif dan AI ini butuh kendaraan bernama 5G termasuk di daerah 3T, karena Nvidia juga makin masif memperkenalkan AI ke sejumlah daerah,” jelas Adrian.

Efisiensi Industri, Kedaulatan Digital, dan Agresivitas Operator

Kombinasi antara konektivitas generasi kelima dan kecerdasan buatan dinilai bukan lagi sekadar tren, melainkan sebuah kebutuhan fundamental bagi ketahanan negara. Ronni Nurmal dari Ericsson Indonesia memaparkan bahwa adopsi AI dan 5G telah menjadi kewajiban baru demi mendongkrak produktivitas nasional dan memangkas jalur distribusi. Lebih dari itu, penguatan ekosistem digital lokal menjadi benteng penting bagi Indonesia.

“Dengan semakin banyaknya ekosistem digital maka Indonesia makin kuat untuk menjaga kedaulatannya,” tutur Ronni.

Dari sisi penyedia layanan, tantangan pemenuhan infrastruktur ini dijawab dengan agresif oleh pelaku industri seluler. Salah satunya adalah XLSMART. Meski tergolong sebagai pemain baru di pasar telekomunikasi tanah air, operator ini langsung tancap gas dalam menggelar jaringan 5G di Indonesia.

“Biasanya usia setahun itu masih bayi dan sedang lucu-lucunya, tetapi kami tetap ingin langsung berlari untuk menggeber jaringan 5G,” kelakar Alvin Iskandar Aslam, Group Head Regulatory Diplomacy & Advocacy XLSMART menggambarkan keseriusan XLSMART. Komitmen tersebut pun berbuah manis, di mana dalam malam penghargaan Selular Award 2026, XLSMART berhasil menyabet penghargaan sebagai Best 5G Speed Networks.

Panggung Apresiasi Inovasi Teknologi

Diskusi ini menjadi pembuka dari rangkaian malam apresiasi Selular Award 2026, yang membagikan total 40 penghargaan kepada perusahaan, merek, dan tokoh yang dinilai berkontribusi besar dalam transformasi digital di Indonesia. Penilaian pemenang dilakukan secara ketat oleh tim redaksi Selular Media Network berdasarkan kinerja dan pencapaian nyata sepanjang tahun.

Beberapa pencapaian industri yang selaras dengan penguatan ekosistem 5G dan AI yang berhasil membawa pulang trofi antara lain:

  • ZTE (Best AI Technology Fixed Wireless Access, Best AI Network Ecosystem, & Best Native AI Baseband).
  • Ericsson (Best AI Radio Access Network & Best Digital Breakthrough & Innovation).
  • Indosat Ooredoo Hutchison (Best 5G Infrastructure).
  • Telkomsel (Best Digital Telco Operator).
  • XLSMART (Best 5G Networks)

Melalui sinergi pembentukan regulasi yang adaptif dari pemerintah, kesiapan infrastruktur dari operator dan penyedia teknologi, hingga adopsi masif dari lintas industri, visi Building Exponential Value bukan lagi sekadar narasi di atas kertas, melainkan peta jalan nyata menuju Indonesia Emas berbasis ekonomi digital.

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles