13 C
New York
Sunday, May 31, 2026

Buy now

Komdigi dan Provider Pastikan Jaringan Telekomunikasi Sulawesi Utara Pulih 100 Persen

TEKNOBUZZ – Bencana alam kembali menerpa tanah air. Gempa magnitudo 7,6 telah terjadi di wilayah Sulawesi Utara pada Kamis (02/04/2026) pukul 05.48 WIB. Setelah gempa, jaringan telekomunikasi di wilayah Sulawesi Utara sempat terganggu.

Pada Hari Kamis, Gempa yang berpusat 129 kilometer Tenggara Bitung sempat menyebabkan gangguan pada 223 site atau sekitar 9,97% dari total 2.236 site di wilayah terdampak. Namun, pemulihan dilakukan secara cepat sehingga mayoritas layanan kembali normal dalam hitungan jam.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah Republik Indonesia (RI) langsung mengaktifkan Crisis Management Team di Posko Pusat Monitoring Telekomunikasi (PMT) sejak awal kejadian dengan melibatkan seluruh unsur teknis dan operator untuk menjaga layanan telekomunikasi tetap berjalan dan mempercepat pemulihan.

Baca juga: Tidak Penuhi Panggilan, Kemkomdigi Lakukan Panggilan Kedua bagi Meta dan YouTube

Gangguan jaringan terutama disebabkan oleh terputusnya pasokan listrik. Untuk menjaga layanan tetap berjalan, operator menggunakan genset sambil menunggu pemulihan listrik dari PLN.

Selain memastikan konektivitas, sistem peringatan dini juga berjalan efektif. Early Warning System kebencanaan berhasil mengirimkan notifikasi gempa dan potensi tsunami dari BMKG ke wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara, termasuk Kota Bitung, Halmahera Barat, Halmahera Selatan, dan Ternate.

Di sisi pengawasan frekuensi, dua stasiun monitoring transportabel di Bitung dan Minahasa terkonfirmasi dalam kondisi baik dan tetap beroperasi. Sebagian besar unit monitoring juga tidak mengalami gangguan.

Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Manado terdampak dengan penurunan kualitas layanan dan masih dalam pemantauan. Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) dalam situs resminya, memastikan seluruh sumber daya terus disiagakan agar jaringan tetap stabil dan masyarakat tetap terhubung selama masa tanggap darurat.

Per hari ini, Jumat (03/04/2026), Kemkomdigi dalam situs resminya, memastikan seluruh layanan telekomunikasi di Sulawesi Utara telah pulih 100% dalam waktu kurang dari 24 jam pascagempa magnitudo 7,6 yang terjadi pada Kamis (02/04/2026), pukul 05.48 WIB, berlokasi 129 kilometer tenggara Bitung.

Dari total 2.236 site di wilayah terdampak, sebanyak 223 site atau sekitar 9,97% sempat mengalami gangguan. Seluruhnya telah kembali beroperasi normal berdasarkan pemantauan terakhir pada Jumat (03/04/2026), pukul 05.17 WIB.

Gangguan jaringan sebelumnya disebabkan oleh terputusnya pasokan listrik. Operator melakukan percepatan pemulihan dengan menggunakan genset sebagai sumber daya alternatif hingga listrik kembali stabil.

Seluruh operator seluler, yaitu Telkomsel, XLSmart, dan Indosat Ooredoo Hutchison, memastikan tidak ada lagi site yang terdampak.

Kementerian Komunikasi dan Digital memastikan seluruh infrastruktur digital tetap andal untuk mendukung keselamatan dan kebutuhan komunikasi masyarakat.

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles