16.6 C
New York
Sunday, April 19, 2026

Buy now

Targetkan 750 Ribu Homepass Baru di 2026, FiberStar Perluas Jaringan

TEKNOBUZZ – PT Mega Akses Persada (FiberStar) menutup tahun 2025 dengan pertumbuhan infrastruktur dan pemanfaatan jaringan yang signifikan. Sepanjang tahun lalu, jumlah homepass FiberStar mencapai 3.360.119 titik, naik 45,9% secara tahunan (YoY) dari 2.303.553 pada 2024.

Sementara itu, jumlah home connected meningkat 51,9% (YoY) menjadi 489.211 pelanggan tersambung dari sebelumnya 322.150. Kenaikan tersebut turut mendorong rasio pemanfaatan jaringan (take rate) dari sekitar 14,0% pada 2024 menjadi 14,6% pada 2025.

Angka ini menunjukkan utilisasi infrastruktur yang semakin sehat, seiring meningkatnya penetrasi layanan mitra ISP dan pelaku usaha yang memanfaatkan jaringan FiberStar sebagai tulang punggung operasional digital.

“Yang kami jaga bukan hanya seberapa luas jaringan bertambah, tapi seberapa efektif jaringan itu dipakai. Di 2025, pertumbuhan home connected lebih cepat dibanding pertumbuhan homepass. Ini menunjukkan utilisasi makin solid dan jaringan yang dibangun benar-benar dimanfaatkan,” ujar Yudo Satrio, Network Planning Department Head FiberStar disela acara Buka Bersama Media 2026 FiberStar di Jakarta.

Baca juga: FiberStar dan CBN Perkuat Infrastruktur Digital Hunian Mustikaland

Dari sisi infrastruktur, panjang jaringan fiber FiberStar kini mencapai 64.497.562 meter atau setara sekitar 64.498 km. Pengembangan dilakukan melalui pembangunan trase baru serta penguatan berlapis mulai dari backbone, jaringan metro, hingga last-mile bersama mitra strategis untuk menjaga kualitas layanan di area dengan pertumbuhan trafik tinggi.

“Utilisasi yang sehat harus ditopang desain jaringan yang siap dari hulu ke hilir. Karena itu kami memperkuat backbone, metro, sampai last-mile agar kapasitas lebih merata dan kualitas tetap konsisten ketika trafik tumbuh,” lanjut Yudo.

Memasuki 2026, FiberStar menargetkan pembangunan sekitar 750.000 homepass baru. Fokus perusahaan tidak hanya pada ekspansi cakupan, tapi juga peningkatan penetrasi layanan dan optimalisasi utilisasi infrastruktur melalui kolaborasi dengan mitra ISP serta pelaku usaha di berbagai wilayah prioritas.

“Di 2026, fokus kami bukan hanya menambah cakupan, tapi juga mendorong penetrasi dan utilisasi jaringan, supaya investasi infrastruktur makin produktif bagi mitra dan makin relevan bagi kebutuhan digital masyarakat. Sebagai neutral carrier, kami ingin mitra bisa lebih cepat memperluas layanan, sementara kami memastikan fondasinya siap dan andal,” tegas Yudo.

Sebagai penyedia infrastruktur fiber optik berbasis konsep neutral carrier, FiberStar menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pemerataan akses broadband nasional melalui pembangunan jaringan yang merata, berkelanjutan, dan selaras dengan kebutuhan transformasi digital Indonesia.

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles