0.8 C
New York
Tuesday, February 24, 2026

Buy now

spot_img

Garmin Health Research Grant 2026 Dorong Riset Kesehatan Berbasis Wearable di Indonesia

TEKNOBUZZ – Garmin Indonesia menegaskan peran smartwatch lebih dari sekadar perangkat gaya hidup. Melalui Garmin Health Research Grant 2026 dan kolaborasi dengan Fitrockr, Garmin membuka akses pemanfaatan data wearable yang diakui secara ilmiah untuk mendukung riset kesehatan dan pendekatan preventif di Indonesia.

Perkembangan teknologi wearable menjadikan data kesehatan sebagai aset penting dalam penelitian medis global. Garmin merespons tren ini dengan memperluas akses ekosistem Garmin Health bagi komunitas riset dan institusi kesehatan, sehingga pemahaman kondisi kesehatan dapat dilakukan secara lebih komprehensif dan berkelanjutan.

Sensor optik dan metrik kesehatan pada smartwatch Garmin yang juga digunakan institusi kesehatan dan universitas ternama, telah dimanfaatkan dalam riset kecemasan, gangguan tidur, stres, hingga pemantauan pemulihan pasca-operasi. Melalui program hibah riset, peneliti dapat memanfaatkan data wearable untuk studi berbasis bukti ilmiah.

Baca juga: Garmin Venu X1 French Gray Meluncur di Indonesia, Segini Harganya!

Dalam inisiatif ini, Fitrockr berperan sebagai platform analitik yang mengolah jutaan data kesehatan dari perangkat Garmin menjadi wawasan yang mudah dipahami dan relevan bagi dokter serta peneliti klinis. Data kompleks diterjemahkan menjadi laporan praktis tanpa memerlukan perangkat tambahan.

“Banyak pengguna di Indonesia belum menyadari bahwa mereka mengenakan ‘laboratorium mini’ setiap hari. Metrik seperti HRV dan Sleep Score bukan sekadar angka, melainkan indikator medis yang valid,” ujar Chandrawidhi Desideriani, Marketing Communications Senior Manager Garmin Indonesia.

Inisiatif ini menghadirkan nilai langsung bagi pengguna, yaitu validasi medis saat konsultasi kesehatan, deteksi dini kelelahan kronis dan burnout melalui peningkatan akurasi fitur seperti Body Battery dan Stress Tracking, serta peluang riset bagi peneliti lokal, misalnya studi dampak polusi udara terhadap stres dan kualitas tidur masyarakat perkotaan.

Melalui kolaborasi riset dan pembaruan algoritma berkelanjutan, termasuk untuk perangkat generasi sebelumnya, Garmin memperkuat komitmen kesehatan preventif. Pemantauan berkelanjutan membantu pengguna memahami kondisi tubuh lebih dini dan mengambil keputusan gaya hidup yang tepat.

Garmin berharap kolaborasi ilmiah ini mempercepat inovasi kesehatan yang relevan bagi Indonesia sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemantauan kesehatan berbasis data. Ini juga sejalan dengan filosofi “Life’s Constant”, yang menemani setiap detak kehidupan.

spot_img

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles