TEKNOBUZZ – Mercedes-Benz resmi memperkenalkan GLB generasi terbaru, sebuah SUV kompak premium yang kini bertransformasi menjadi mobil listrik sepenuhnya. Mobil listrik Mercedes-Benz ini menggantikan EQB dan mengusung desain boxy khas GLB, namun dengan teknologi dan arsitektur listrik yang benar-benar baru.
Mengutip laman ArenaEV, GLB 2026 dibangun di atas platform listrik 800V, yang memungkinkan pengisian daya lebih cepat meski detail waktunya belum diumumkan. Dua varian diluncurkan pada tahap pertama, keduanya menggunakan baterai besar 85 kWh.
Varian GLB 250+ menjadi model entry-level dengan motor tunggal RWD bertenaga 268 hp dan torsi 335 Nm, yang dapat meningkat hingga 454 Nm dalam mode boost. Akselerasinya 0–100 km/jam dicapai dalam 7,4 detik, sementara jarak tempuhnya mengesankan, hingga 630 km dalam sekali isi daya.
Bagi yang menginginkan performa lebih tinggi, GLB 350 4Matic hadir dengan dual motor AWD yang menghasilkan 349 hp dan 515 Nm. Akselerasinya meningkat signifikan menjadi 5,5 detik, dengan jarak tempuh 615 km.GLB terbaru mengalami pertumbuhan di hampir semua sisi.

Panjang kini mencapai 4,73 meter, lebih panjang 98 mm dari generasi sebelumnya. Lebar juga bertambah menjadi 1,86 meter.
Meski lebih besar, tinggi kendaraan justru sedikit turun menjadi 1,68 meter, memberikan tampilan lebih sporty.
Wheelbase diperpanjang menjadi 2,89 meter, lebih panjang 60 mm dibanding model lama. Sehingga memberi ruang kaki penumpang belakang lebih lega.
Kapasitas bagasi juga luas, mencapai 667 liter di belakang dan tambahan 127 liter di frunk. Mercedes memberi GLB tampilan baru yang lebih berani.
Bagian depan kini memiliki grille besar dengan lampu depan yang memuat motif bintang dan terhubung oleh light bar. Sementara bagian belakang menjadi sisi paling kontroversial berkat lampu vertikal ala konsep EQXX.
Ruang kabin adalah bagian yang paling berubah. GLB terbaru mengusung opsi Superscreen, berisi tiga layar beresolusi tinggi, yaitu 10,25 inci untuk pengemudi dan dua layar 14 inci untuk infotainment dan penumpang.

Semua fitur berjalan di platform MBUX generasi keempat, lengkap dengan integrasi AI dari Microsoft dan Google. Asisten virtualnya memakai teknologi ChatGPT-4o, menjadikan GLB salah satu EV paling cerdas di kelasnya.
Mercedes GLB 250+ sudah tersedia di Jerman dengan harga mulai €59.048 (Rp 1,15 Miliar). Sementara GLB 350 4Matic dijual €62.178 (Rp 1.208.000.000).
Namun, belum ada informasi resmi dari Mercedes-Benz terkait ketersediaan GLB 2026 di negara mana saja, selain Jerman. Apakah Mercedes-Benz GLB 2026 akan dipasarkan di Indonesia? Semoga saja.



