30.9 C
New York
Thursday, April 16, 2026

Buy now

Percepat Transformasi Industri 4.0, Kemenperin Cetak SDM Ahli Digital Lewat Pelatihan IoT

TEKNOBUZZ – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mempercepat transformasi menuju Industri 4.0 melalui inisiatif Making Indonesia 4.0 yang telah berjalan sejak 2018. Upaya ini difokuskan pada penguatan sumber daya manusia (SDM) digital agar industri nasional semakin kompetitif di pasar global.

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangan resminya, seperti dikutip situs resmi Kemenperin, menegaskan bahwa teknologi digital memegang peranan penting dalam modernisasi proses industri serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM).

“Transformasi digital yang sejalan dengan Making Indonesia 4.0 tidak hanya memperkuat struktur industri dalam negeri, tetapi juga memacu kompetensi tenaga kerja agar semakin kompetitif di pasar global,” ujar Agus.

Namun, implementasi teknologi Industri 4.0 di Indonesia masih menghadapi tantangan. Berdasarkan survei self-assessment INDI 4.0 terhadap 1.661 perusahaan industri, adopsi teknologi masih belum optimal. Studi McKinsey tahun 2019 menunjukkan bahwa tingkat adopsi Industri 4.0 di Indonesia baru mencapai 21%. Sementara 79% perusahaan masih berada pada tahap uji coba atau pilot trap.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Kemenperin melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) terus memperkuat pelatihan dan sertifikasi SDM, khususnya di bidang teknologi otomasi, elektronika, dan industri 4.0. Salah satu langkah konkretnya adalah Pelatihan Perancangan Embedded System Mikrokontroler Berbasis Internet of Things (IoT) yang digelar bekerja sama dengan Kadin Jawa Timur di Kadin Institute, Surabaya.

Kepala BPSDMI Doddy Rahadi menyatakan bahwa Pusat Industri Digital Indonesia (PIDI) 4.0 menjadi motor percepatan transformasi digital industri. PIDI 4.0 dihadirkan sebagai solusi satu atap untuk pendampingan, konsultasi, pelatihan, hingga pemecahan masalah industri berbasis teknologi digital.

Baca juga: Kemenperin Dorong Reformasi TKDN dan Digitalisasi

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan SDM Industri, Sidik Herman, menambahkan bahwa pelatihan ini menjadi katalisator penting dalam mencetak tenaga kerja kompeten di bidang teknologi IoT dan embedded system. Pelatihan diikuti 30 tenaga kerja industri selama lima hari, termasuk satu hari uji kompetensi. Peserta yang lulus memperoleh Sertifikasi Klaster Perancangan Embedded System Berbasis IoT dari BNSP.

Salah satu peserta, Naufal, mengungkapkan bahwa materi pelatihan sangat relevan dengan kebutuhan industri saat ini dan dapat langsung diterapkan di tempat kerja. Ia berharap ke depan ada pelatihan lanjutan yang juga membahas teknologi Artificial Intelligence (AI).

Sejak 2022 hingga 2025, PIDI 4.0 telah melatih 1.856 tenaga kerja industri melalui berbagai program peningkatan kompetensi. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen Kemenperin dalam mencetak talenta digital unggul demi mendukung daya saing industri nasional di era transformasi Industri 4.0.

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles