14 C
New York
Saturday, May 2, 2026

Buy now

VW Jadi Pelanggan Pertama Teknologi Self-Driving XPeng VLA 2.0 Berbasis AI

TEKNOBUZZ – XPeng, perusahaan otomotif asal Tiongkok, resmi memperkenalkan sistem mengemudi otonom generasi terbaru bernama VLA 2.0. VLA 2.0 ini dijuluki sebagai “operating system of the physical AI world”.

Sistem ini dianggap membawa perubahan besar dalam dunia kendaraan listrik berkat kemampuannya menghasilkan tindakan fisik langsung dari persepsi visual tanpa perantara bahasa, berbeda dari model multimodal tradisional.

Menariknya, Volkswagen (VW) akan menjadi produsen mobil pertama yang mengadopsi teknologi ini ke dalam lini kendaraannya. Keputusan VW untuk menggunakan VLA 2.0 sekaligus menandai langkah strategis mereka untuk meninggalkan proyek pengembangan self-driving internal dan beralih menggunakan chip XPeng Turing AI.

Menurut XPeng, VLA 2.0 memiliki kemampuan memahami dunia fisik dan menghasilkan tindakan secara mandiri. Sistem ini dilatih menggunakan lebih dari 100 juta cuplikan mengemudi nyata, setara dengan 65.000 tahun pengalaman manusia di jalan.

Dengan data masif tersebut, model ini mampu menciptakan berbagai skenario ekstrem untuk meningkatkan kecerdasannya. Mengutip ArenaEV, XPeng mengklaim bahwa versi VLA 2.0 Ultra memiliki kapasitas komputasi hingga 2.250 TOPS (trillion operations per second), jauh melampaui performa Apple M4 Max yang hanya 38 TOPS.

Hasilnya, sistem ini menawarkan peningkatan 13 kali lipat dalam navigasi di jalan sempit, mampu merespons lampu lalu lintas secara proaktif, serta mengenali gestur tangan pengemudi. Kolaborasi antara XPeng dan VW ini dinilai sebagai tonggak penting dalam evolusi kendaraan otonom, sekaligus menegaskan peran AI sebagai inti inovasi masa depan industri otomotif.

Dengan langkah ini, VW tak hanya mempercepat transformasinya menuju kendaraan listrik pintar, tapi juga membuka babak baru persaingan teknologi self-driving global. Rencananya, XPeng akan mulai menguji VLA 2.0 pada Desember 2025 dan meluncurkannya secara komersial di model Ultra pada kuartal pertama 2026.

Belum ada informasi lebih detail dari XPeng dan VW terkait ketersediaan mobil listrik dengan teknologi baru tersebut di negara mana saja, termasuk Indonesia.

Apakah akan dipasarkan di Indonesia? Semoga saja. Mengingat XPeng dan VW sama-sama telah memasarkan beberapa produknya di Indonesia.

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles