TEKNOBUZZ – Artificial Intelligence (AI) diprediksi akan menjadi salah satu faktor utama yang diprediksi akan menghidupkan kembali pasar gadget dan consumer electronics di tahun 2025. Dalam acara puncak Selular Editor’s Choice 2024, Direktur Marketing Niko Electronic, Tjandra Lianto, menegaskan bahwa AI telah mengubah lanskap teknologi secara signifikan.
“Kecerdasan buatan saat ini sudah digunakan di semua industri, mulai dari gadget hingga kendaraan tanpa pengemudi. Dengan masifnya adopsi AI, pasar gadget dan consumer electronics akan semakin menggeliat,” ujar Tjandra dalam acara puncak Selular Editor’s Choice 2024 di Jakarta, Selasa (17/12/2024).
Selain AI, ia juga menyebut enam faktor lainnya yang akan memengaruhi permintaan pasar, seperti integrasi realitas virtual dan augmented, desain inovatif, konektivitas internet yang lebih cepat, efisiensi daya dan baterai, keamanan dan privasi, serta integrasi dengan ekosistem IoT.
AI dinilai menjadi pondasi utama bagi inovasi di sektor teknologi. Dari smartphone hingga perangkat rumah pintar, kemampuan AI untuk memberikan pengalaman yang lebih personal dan adaptif menjadikannya daya tarik utama bagi konsumen.
“Integrasi AI dengan perangkat IoT juga memungkinkan konektivitas yang lebih seamless. Konsumen kini mencari solusi teknologi yang tidak hanya canggih, tapi juga mampu meningkatkan kualitas hidup mereka,” tambah Tjandra.
Dengan terus berkembangnya inovasi berbasis AI, para pelaku industri optimis bahwa pasar gadget dan consumer electronics akan menunjukkan pertumbuhan signifikan di tengah tantangan global.


