TEKNOBUZZ – Sebagai perusahaan teknologi di bidang otomotif, BYD mempunyai segudang teknologi canggih yang disematkan di kendaraan listrik besutannya. Salah satunya adalah teknologi sasis dan suspensi aktif dengan kemampuan luar biasa yang jauh melampaui persyaratan gerak standar.
Teknologi yang diberinama BYD DiSus Intelligent Body Control System (Sistem DiSus), dijelaskan Adzhar Ibrahim, Technical Support and Training BYD Indonesia secara umum berfungsi untuk memberikan kenyamanan terbaik bagi penggunanya.
“Teknologi ini menggabungkan mekanik, hidraulik, dan elektronik untuk menciptakan pengalaman berkendara yang jauh lebih nyaman dan aman, terutama untuk perjalanan camping di medan yang sulit,” ungkapnya.
Lebih lanjut, dengan DiSus, kendaraan dapat menyesuaikan diri dengan cepat terhadap kondisi jalan yang bervariasi, memastikan stabilitas dan kenyamanan pengemudi serta penumpang.
Teknologi DiSus BYD terdiri dari tiga cabang utama, termasuk Sistem Kendali Tubuh dengan Peredam Cerdas (DiSus-C), Sistem Kendali Tubuh Udara Cerdas (DiSus-A), dan Sistem Kendali Tubuh Hidraulik Cerdas (DiSus-P).

Sistem ini menawarkan solusi sistematis untuk kendali tubuh kendaraan (gerakan lateral, longitudinal, dan vertikal), yang menyediakan dasar untuk pengembangan sistem bantuan pengemudi lanjutan (ADAS) di masa depan. Jadi, mobil akan mempelajari medan jalan di sekitarnya secara cerdas untuk kemudian memberikan rasa dan performa terbaik kepada penumpang di dalam mobil.
Baca juga: BYD Pamerkan Teknologi yang Bisa Bikin Mobil Berputar Nyaris 360 Derajat
Cara kerja DiSus ini bisa mendeteksi jarak sampai 150 meter menggunakan sensor yang ada pada mobil tersebut dan sangat aktual, baru bisa memberikan karakteristik kenyamanan yang sesuai bagi penumpang. Teknologi ini dipercaya akan mendefinisikan ulang pengalaman berkendara cerdas dan mewah.
Sistem ini secara khusus dikembangkan untuk kendaraan energi baru yang saat ini sedang diluncurkan di berbagai merek BYD, termasuk sub merek mereka, Yangwang dengan unit U8 yang tampil di GIIAS 2024.


