TEKNOBUZZ – IBM memberikan pelatihan digital gratis kepada ribuan pelajar generasi muda dan profesional di Indonesia yang berkolaborasi bersama organisasi non-profit Markoding dan Universitas Ciputra.
Dalam program yang bernama IBM SkillsBuild ini talenta-talenta muda di Markoding dan Universitas Ciputra akan diberikan pelatihan keterampilan digital yang sangat dibutuhkan di era kecerdasan buatan (AI).
Markoding membuka akses bagi 1.309 perempuan di seluruh Indonesia untuk pelatihan pengembangan web dan desain UX, jalur pembelajaran baru, serta mentorship melalui IBM SkillsBuild for Adult Learners.
Sementara itu, seluruh mahasiswa Universitas Ciputra baik yang di Surabaya, Makassar, dan program Distant Learning (pembelajaran jarak jauh), akan mendapat akses pembelajaran materi dasar AI, AI generatif, etika AI, penulisan prompt, machine learning, dan banyak lagi melalui IBM SkillsBuild for Academia.
Menurut Studi CEO terbaru dari IBM Institute for Business Value, para CEO yang disurvei di Indonesia menghadapi tantangan budaya dan tenaga kerja saat mereka bergerak cepat menerapkan dan mengembangkan kecerdasan buatan generatif di seluruh lini bisnis mereka.
51% CEO Indonesia yang mendorong organisasi mereka untuk mengadopsi AI generatif dengan cepat tidak mempertimbangkan sepenuhnya kenyamanan dan dampak langsung AI generatif terhadap karyawan mereka.
Hal tersebut menjadikan peningkatan keterampilan terhadap tenaga kerja sebagai elemen penting untuk mendukung visi pemerintah Indonesia Emas 2045, menuju negara yang berdaulat, maju, dan berkelanjutan pada saat peringatan seratus tahunnya.
“Pada tahun 2022, IBM menargetkan untuk melatih satu juta perempuan dan anak perempuan di kawasan Asia-Pasifik, termasuk Indonesia, dalam lima tahun ke depan. Per 30 April 2024, kami telah berhasil menjangkau hampir 650.000 perempuan dewasa dan anak perempuan,” kata Justina Nixon-Saintil, Vice President and Chief Impact Officer at IBM.
Markoding dan Universitas Ciputra bergabung dengan mitra IBM SkillsBuild seperti program Kampus Merdeka dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) bersama mitra pelatihan Infinite Learning, Hacktivate, dan Skilvul.
Tiga angkatan dengan jumlah seribu mahasiswa telah dilatih dalam Red Hat Certified System Administrator dan Artificial Intelligence.
Baca juga: Kerugian Kebocoran Data di Asia Tenggara Capai USD3,23 juta
Saat ini, telah ada ribuan lulusan yang telah memperoleh badge digital dalam bidang AI, Keamanan Siber, Data Science, dan Hybrid Cloud yang dengan bangga dapat dipamerkan di media sosial dan resume mereka.
“Sebagai bagian dari komitmen IBM untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045, kami siap mendampingi organisasi-organisasi di Indonesia dalam mengevaluasi ulang kebutuhan keterampilan dan peran pekerjaan di era AI, Kami akan memberikan dukungan untuk meningkatkan kapasitas tenaga kerja mereka yang sekarang dan di masa depan” kata Roy Kosasih, President Director, IBM Indonesia.
Lebih lanjut disampaikan Roy, banyak perusahaan kemungkinan besar sudah memiliki talenta yang dapat membantu meningkatkan produktivitas dan mengidentifikasi potensi kesenjangan dalam hal efisiensi.
“Dengan demikian, sebuah budaya yang membantu karyawan melihat nilai penggunaan keterampilan teknologi terbaru seperti AI dan keamanan siber akan menghasilkan inovasi baru dalam bisnis,” imbuhnya.
Berbagai kolaborasi IBM ini mendukung komitmen global IBM untuk membekali 30 juta orang dengan keterampilan yang dibutuhkan pada tahun 2030, dan IBM telah mencapai lebih dari 11,5 juta pelajar di seluruh dunia.


