6.3 C
New York
Wednesday, October 28, 2026

Buy now

Ramai Keluhan Layar iPhone Duo, Bagaimana dengan Pengguna di Indonesia?

TEKNOBUZZ – Kehadiran iPhone Duo sebagai smartphone layar lipat pertama Apple belum sepenuhnya lepas dari sorotan. Beberapa hari setelah mulai dipasarkan, sejumlah pengguna internasional melaporkan retakan pada layar bagian dalam di sekitar engsel, bahkan pada perangkat yang baru digunakan dalam waktu singkat.

Apple telah mengakui adanya masalah pada layar bagian dalam sejumlah kecil unit dan meminta pengguna terdampak menghubungi AppleCare untuk mendapatkan perangkat pengganti.

Lantas, bagaimana dengan konsumen di Indonesia?

Sejauh ini, sudah ada laporan mengenai aduan yang diterima kreator teknologi Indonesia. Namun, informasi publik yang tersedia belum cukup untuk memastikan berapa banyak pemilik iPhone Duo di Tanah Air yang benar-benar mengalami kerusakan fisik sesaat setelah membeli perangkat tersebut.

Kreator Teknologi Indonesia Terima Aduan Pengguna

Apple enthusiast dan kreator teknologi Indonesia, Indra iTechLife, mengungkapkan telah menerima banyak aduan mengenai masalah layar iPhone Duo melalui pesan langsung di media sosial dan komentar di kanal YouTube miliknya.

Dalam keterangannya kepada detikINET pada 26 Oktober 2026, Indra menjelaskan bahwa perangkat yang digunakannya sendiri masih berfungsi normal.

Ia memang melihat bekas lipatan atau crease di bagian tengah layar semakin terlihat dibandingkan saat pertama kali perangkat dikeluarkan dari kotak. Namun, perubahan tersebut tidak mengganggu fungsi perangkat yang digunakannya.

Indra juga mengingatkan agar pengguna tidak terburu-buru menyimpulkan bahwa iPhone Duo mengalami cacat produksi sebelum ada investigasi yang memadai.

Perlu dibedakan bahwa bekas lipatan yang semakin terlihat tidak otomatis sama dengan kerusakan layar. Adapun retakan atau garis terang yang mengganggu tampilan merupakan persoalan berbeda yang membutuhkan pemeriksaan teknis.

Informasi mengenai aduan yang diterima Indra menunjukkan adanya perhatian pengguna di Indonesia terhadap masalah ini. Namun, belum tersedia rincian publik mengenai jumlah pengadu, lokasi pembelian perangkat, maupun jumlah kasus yang telah diverifikasi.

Kerusakan Layar Dilaporkan Terjadi Tak Lama Setelah Pembelian

Di pasar internasional, sejumlah pengguna melaporkan kerusakan pada layar bagian dalam iPhone Duo setelah pemakaian singkat.

Salah satu kasus yang diberitakan melibatkan pengguna di Australia yang mengaku mengalami kerusakan sekitar enam jam setelah membeli perangkat. Ia telah membuka dan melipat smartphone tersebut kurang dari 20 kali sebelum menemukan masalah pada layar.

Laporan lainnya menunjukkan retakan di sekitar engsel tengah, munculnya garis terang horizontal, serta gangguan tampilan pada area lipatan.

Beberapa pengguna juga mengaku merasakan engsel menjadi kaku atau seperti tersangkut sebelum kerusakan muncul.

Apple telah mengakui adanya masalah pada sejumlah kecil unit. Namun, perusahaan belum menyampaikan jumlah pasti perangkat yang terdampak dan belum mengumumkan penyebab teknis kerusakan tersebut.

Dengan demikian, laporan internasional ini menjadi informasi yang relevan bagi konsumen Indonesia, tetapi tidak bisa langsung dijadikan bukti bahwa perangkat yang beredar di pasar domestik mengalami masalah dengan pola yang sama.

Apple Tawarkan Penggantian Unit, Penyebab Kerusakan Belum Jelas

Dalam pernyataan resminya, Apple meminta pengguna yang mengalami gangguan pada layar bagian dalam iPhone Duo untuk menghubungi AppleCare guna mendapatkan perangkat pengganti.

Langkah tersebut menjadi respons awal perusahaan terhadap laporan kerusakan yang bermunculan tidak lama setelah perangkat dipasarkan.

Namun, kebijakan penggantian itu tidak berarti Apple telah mengumumkan penarikan seluruh produk dari pasar. Perusahaan menyatakan bahwa persoalan tersebut hanya memengaruhi sejumlah kecil unit.

Sementara itu, analisis iFixit mengemukakan kemungkinan adanya persoalan pada mekanisme penyangga tengah di bagian engsel. Komponen yang diduga bermasalah berpotensi menimbulkan tekanan pada layar saat perangkat dilipat.

Meski menarik untuk ditelusuri, analisis tersebut belum menjadi kesimpulan resmi mengenai penyebab kerusakan.

Bagi konsumen Indonesia, pertanyaan berikutnya adalah apakah penyedia layanan resmi telah menemukan kasus serupa pada unit yang dijual atau digunakan di Tanah Air.

Apa yang Perlu Dilakukan Pembeli iPhone Duo di Indonesia?

Bagi pemilik iPhone Duo, munculnya laporan kerusakan tidak berarti harus langsung mengkhawatirkan kondisi perangkatnya. Namun, pengguna tetap perlu memperhatikan perubahan pada layar dan mekanisme engsel.

Apabila muncul retakan, garis terang yang menetap, gangguan tampilan, atau engsel terasa tidak normal, pengguna sebaiknya menghentikan penggunaan yang berpotensi memperparah kerusakan dan menghubungi layanan resmi Apple untuk pemeriksaan.

Hindari menekan layar atau mencoba memperbaiki mekanisme engsel sendiri. Dokumentasikan kondisi perangkat dan siapkan bukti pembelian untuk membantu proses pemeriksaan.

Pemilik perangkat juga perlu meminta penjelasan mengenai cakupan garansi dan prosedur penanganan berdasarkan hasil pemeriksaan. Penggantian unit tidak sebaiknya dianggap otomatis berlaku untuk setiap keluhan karena keputusan layanan bergantung pada ketentuan yang berlaku dan hasil pemeriksaan perangkat.

Sementara itu, calon pembeli dapat mempertimbangkan laporan tersebut sebagai salah satu faktor dalam menilai risiko membeli perangkat dengan desain baru, tanpa menganggap semua unit pasti mengalami kerusakan.

Menunggu Kepastian dari Pasar Indonesia

Persoalan layar iPhone Duo menjadi pengingat bahwa perangkat dengan desain baru tetap menghadapi tantangan teknis, termasuk dalam mekanisme lipatan dan ketahanan layar.

Bagi konsumen Indonesia, informasi mengenai jumlah kasus lokal, hasil pemeriksaan teknis, dan respons layanan purnajual akan jauh lebih menentukan daripada sekadar banyaknya unggahan di media sosial.

Hingga informasi tersebut tersedia, belum ada dasar yang cukup untuk menyimpulkan bahwa kerusakan layar iPhone Duo telah menjadi masalah luas di Indonesia.

Teknobuzz perlu terus memantau perkembangan dan meminta tanggapan dari pihak penjualan maupun layanan resmi. Jika ditemukan kasus lokal yang dapat diverifikasi, informasi tersebut akan memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi perangkat yang beredar di Indonesia.

Untuk saat ini, fakta yang tersedia menunjukkan dua hal: Apple telah mengakui adanya masalah pada sejumlah kecil unit secara global, sementara di Indonesia sudah ada aduan yang diterima kreator teknologi, tetapi skala kerusakan pada konsumen lokal belum dapat dipastikan.

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles