TEKNOBUZZ – PT Netzme Kreasi Indonesia (Netzme) secara resmi memperkenalkan “Gang Dagang”, sebuah inovasi berbasis gamification yang dirancang sebagai solusi pembelajaran literasi keuangan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Peluncuran ini dilakukan di sela-sela kemeriahan ajang Nusantara Modest Fashion Festival (NumoFest) 2026 yang memasuki minggu kedua.
Bekerja sama dengan platform edukasi Ruangguru, game ini mengajak para pengusaha, khususnya anggota Jakpreneur, untuk memahami manajemen keuangan melalui simulasi yang realistis. Materi yang diajarkan mencakup penggunaan metode pembayaran QRIS, pemisahan kas pribadi dan usaha, pencatatan keuangan harian, pengelolaan utang, hingga akses permodalan.
Vicky Ganda Saputra, CEO PT Netzme Kreasi Indonesia, menekankan pentingnya adopsi teknologi digital untuk keberlangsungan usaha kecil.
“Game ini dirancang berkolaborasi dengan Ruangguru untuk bisa lebih efektif membantu para pelaku UMKM pemula, khususnya dalam hal pengelolaan keuangan. Terlebih lagi, literasi keuangan digital berperan penting bagi keberlanjutan dan pertumbuhan usaha UMKM,” ungkap Vicky.
Simulasi Digital untuk Implementasi Nyata
Inovasi ini tidak hanya berhenti pada edukasi digital. Para pengguna yang berhasil menyelesaikan berbagai tantangan di dalam game akan mendapatkan apresiasi berupa QRIS Jakpreneur dan perangkat QRIS Soundbox.
Perangkat ini memungkinkan pelaku usaha langsung menerapkan sistem pembayaran non-tunai yang modern dalam kegiatan operasional mereka sehari-hari.
Langkah ini mendapat apresiasi positif dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, menilai metode ini mampu meningkatkan kepercayaan diri para pelaku usaha.
”Dengan literasi keuangan melalui game ‘Gang Dagang’ dan tools digital seperti QRIS Soundbox Syariah (Bilal), para Jakpreneur siap bersaing di era ekonomi digital. Kami berharap ini mendorong pelaku usaha lebih percaya diri dalam transformasi transaksi digital yang praktis,” ujar Elisabeth.
Dukungan Ekosistem Digital
Game “Gang Dagang” direncanakan akan live sepenuhnya pada pertengahan tahun ini dan dapat diakses melalui situs gangdagang.id maupun seluruh platform ekosistem Netzme.
Selain edukasi melalui game, ajang NumoFest sendiri menjadi wadah besar bagi digitalisasi UMKM. Di berbagai kota penyelenggara seperti Jakarta, Solo, Banjarmasin, dan Palembang, setiap merchant telah dibekali dengan teknologi QRIS TAP serta aplikasi Luna POS untuk mendukung kelancaran transaksi non-tunai.
Upaya kolaboratif ini sejalan dengan misi Bank Indonesia dalam mempercepat inklusi keuangan nasional. Kepala Divisi Implementasi dan Kebijakan SP Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Hery Afrianto, menyatakan bahwa sinergi antara regulator dan industri seperti ini sangat krusial untuk menciptakan ekosistem pembayaran yang aman dan efisien bagi masyarakat luas.


