25.7 C
New York
Saturday, April 18, 2026

Buy now

Wow, Pendapatan Xiaomi Global Tembus Rp266 Triliun pada Q3 2025!

TEKNOBUZZ – Xiaomi Corporation mengumumkan kinerja keuangan kuartal ketiga 2025 (Q3 2025) dengan hasil yang melampaui ekspektasi pasar. Melalui keterangan resminya, Xiaomi mencatat laba bersih setelah penyesuaian sebesar Rp26,6 triliun (RMB11,3 miliar), melonjak 80,9% secara tahunan (YoY). Sementara itu, total pendapatan mencapai Rp266,4 triliun (RMB113,1 miliar), naik 22,3% YoY dan menjadi kuartal keempat berturut-turut dengan pendapatan di atas Rp235 triliun.

Secara kumulatif, pendapatan Xiaomi selama sembilan bulan pertama 2025 mencapai Rp801,8 triliun (RMB340,4 miliar), hampir menyamai total pendapatan sepanjang 2024. Laba bersih yang disesuaikan juga tembus Rp77,2 triliun (RMB32,8 miliar), melampaui total laba tahun sebelumnya. Capaian ini memperlihatkan efektivitas strategi ekosistem cerdas “Human × Car × Home” yang mengintegrasikan smartphone, kendaraan listrik, dan perangkat rumah pintar.

Salah satu sorotan utama Q3 2025 adalah bisnis smart EV Xiaomi yang untuk pertama kalinya membukukan pendapatan operasional positif sebesar Rp1,6 triliun (RMB0,7 miliar). Segmen ini menghasilkan pendapatan Rp68,3 triliun (RMB29,0 miliar), tumbuh lebih dari 199% YoY.

Baca juga: Xiaomi 17 Ultra Siap Meluncur Akhir Desember, Ini Bocoran Spesifikasinya!

Pengiriman kendaraan listrik Xiaomi mencapai 108.796 unit dalam satu kuartal, dengan total pengiriman sepanjang tiga kuartal 2025 melampaui 260.000 unit. Xiaomi juga memperluas jaringan penjualan dengan 402 pusat penjualan di 119 kota Tiongkok.

Di sektor smartphone, Xiaomi mencatat pendapatan Rp108,3 triliun (RMB46,0 miliar) dengan pengiriman global 43,3 juta unit. Menurut Omdia, Xiaomi mempertahankan posisi tiga besar dunia selama 21 kuartal berturut-turut dengan pangsa pasar global 13,6%.

Di Tiongkok, pangsa pasar Xiaomi mencapai 16,7% dan berada di posisi kedua selama enam kuartal berturut-turut. Penjualan seri flagship Xiaomi 17 bahkan melonjak sekitar 30% dibanding generasi sebelumnya, didorong model Pro dan Pro Max yang mendominasi lebih dari 80% penjualan.

Bisnis IoT dan produk gaya hidup turut tumbuh stabil dengan pendapatan Rp65 triliun (RMB27,6 miliar). Jumlah perangkat AIoT yang terkoneksi telah melampaui 1,035 miliar unit. Sementara MAU aplikasi Xiaomi Home menembus 114,6 juta. Pabrik Smart Home Appliance Xiaomi juga resmi beroperasi dengan kapasitas produksi hingga 7 juta unit AC per tahun.

Sementara itu, layanan internet Xiaomi mencetak rekor baru dengan pendapatan Rp22,1 triliun (RMB9,4 miliar) dan margin kotor 76,9%. MAU global Xiaomi mencapai 741,7 juta pengguna. Ini menegaskan posisi kuat ekosistem digital Xiaomi secara global.

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles