TEKNOBUZZ – Kebutuhan industri pertambangan terhadap kendaraan operasional kini semakin kompleks. Tidak hanya membutuhkan kendaraan yang tangguh, perusahaan tambang juga membutuhkan dukungan fleet, modifikasi kendaraan, hingga layanan purnajual yang mampu menjaga operasional tetap berjalan.
Melihat kebutuhan tersebut, RMA Indonesia menghadirkan pendekatan one stop fleet solution melalui ekosistem terintegrasi yang menggabungkan Ford, Mahindra, AVIS Indonesia, dan Jasana Prima.
Pendekatan tersebut diperkenalkan RMA Indonesia dalam ajang CT Asia 2026 yang berlangsung pada 27–30 September 2026 di InterContinental Bali Resort, Jimbaran. Melalui kehadiran tersebut, RMA Indonesia ingin memperkuat posisinya sebagai integrated mining solution partner bagi pelaku industri coal, energy, dan mining di Asia.
Tak Hanya Menyediakan Kendaraan
RMA Indonesia melihat kebutuhan industri pertambangan saat ini tidak lagi sebatas ketersediaan kendaraan. Kendaraan harus mampu menunjang operasional secara efektif, fleksibel, dan berkelanjutan sesuai karakteristik medan serta kebutuhan masing-masing perusahaan.
Karena itu, RMA Indonesia mengintegrasikan sejumlah kapabilitas dalam satu ekosistem. Ford dan Mahindra menyediakan solusi kendaraan dan mobilitas untuk mendukung operasional di berbagai kondisi medan.
Sementara itu, AVIS Indonesia melengkapi ekosistem tersebut melalui solusi fleet dan rental mobility. Adapun Jasana Prima menyediakan kapabilitas vehicle modification, solusi aftermarket, serta electricity equipment untuk menyesuaikan kendaraan dengan tuntutan operasional pelanggan.
Konsep tersebut membuat RMA Indonesia tidak hanya berperan sebagai penyedia kendaraan, tetapi menawarkan solusi yang mencakup kebutuhan operasional kendaraan secara lebih menyeluruh.
Ford Fleet Solutions Jadi Salah Satu Andalan
Salah satu layanan yang ditawarkan adalah Ford Fleet Solutions, yang dirancang untuk membantu pelanggan mengelola kebutuhan armada secara lebih komprehensif.
Program ini mencakup free service & parts hingga 100.000 km, on-site mechanics & parts support, serta diskon suku cadang hingga 20 persen.
RMA Indonesia juga menyediakan fleet rental solutions, tailor-made vehicle modification, hingga Courtesy/Replacement Vehicle Program, dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.
Dengan kombinasi tersebut, perusahaan tambang tidak hanya mendapatkan kendaraan, tetapi juga dukungan yang mencakup pengelolaan armada, penyesuaian kendaraan, serta layanan purnajual.
“Industri pertambangan memiliki kebutuhan operasional yang sangat spesifik dan dinamis. Karena itu, kami melihat peran RMA Indonesia bukan hanya sebagai penyedia kendaraan, tetapi sebagai partner yang mampu memahami dan menjawab kebutuhan pelanggan secara lebih menyeluruh,” ujar Roelof Lamberts, Regional Director RMA Indonesia.
Menurut Roelof, integrasi Ford, Mahindra, AVIS Indonesia, dan Jasana Prima memungkinkan RMA Indonesia menghadirkan solusi yang lebih fleksibel sekaligus membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan.
“Melalui Ford, Mahindra, AVIS Indonesia, dan Jasana Prima, kami mengintegrasikan mobility, fleet solution, vehicle modification, dan aftermarket support dalam satu ecosystem,” katanya.
Membidik Kemitraan Jangka Panjang
Partisipasi RMA Indonesia di CT Asia 2026 juga menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas engagement dengan pelaku industri pertambangan dan energi sekaligus memahami kebutuhan sektor tersebut yang terus berkembang.
CT Asia 2026 mempertemukan pelaku industri coal, energy, logistics, trading, mining, hingga critical minerals. Forum tersebut menjadi ruang bagi RMA Indonesia untuk membuka dialog mengenai kebutuhan mobilitas, fleet, vehicle solutions, dan dukungan operasional.
RMA Indonesia menegaskan pendekatan yang dibangun bukan semata-mata berbasis transaksi kendaraan, tetapi kemitraan jangka panjang yang berangkat dari pemahaman terhadap kebutuhan operasional pelanggan.
“Kami ingin membangun hubungan dengan pelanggan bukan hanya berdasarkan transaksi, tetapi melalui pemahaman terhadap kebutuhan operasional mereka dan kemampuan untuk memberikan solusi yang tepat,” ujar Roelof.
Melalui ekosistem terintegrasi tersebut, RMA Indonesia menargetkan penguatan posisinya sebagai trusted partner untuk kebutuhan mobilitas dan operasional industri pertambangan di Indonesia.


