22.1 C
New York
Tuesday, September 1, 2026

Buy now

Huawei Tetapkan Standar Jaringan AI Campus Berkualitas Tinggi di Asia Pasifik

TEKNOBUZZ — Huawei bersama para pelopor dan organisasi industri global resmi merilis High-Quality 10 Gbps AI Campus Network Technical and Standard White Paper dalam ajang Huawei Network Summit (HNS) 2026 Asia Pacific di Bali.

Panduan teknis ini dirancang untuk menjawab tantangan lonjakan lalu lintas data, tingginya kompleksitas operasional, dan risiko keamanan siber di era kecerdasan buatan (AI) bagi sektor pendidikan hingga pemerintahan.

Shawn Zhao, President of the Campus Network Domain Data Communication Product Line Huawei, menegaskan bahwa jaringan kampus kini harus bertransformasi dari sekadar koneksi biasa menjadi fondasi utama produktivitas cerdas. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Huawei menghadirkan solusi Xinghe AI Campus.

Enam Kemampuan Inti & Tiga Fitur Unggulan

Dokumen White Paper ini mendefinisikan enam kemampuan inti jaringan kampus masa depan: jaringan otonom, ultra-broadband 10 Gbps, konektivitas menyeluruh, pengalaman deterministik, penghematan energi, serta keamanan menyeluruh.

Fitur utama dari solusi Xinghe AI Campus milik Huawei meliputi:

  • Konektivitas Nirkabel Super Cepat: Menggunakan AirEngine Wi-Fi 7 Advanced AP dengan teknologi Intelligent Coordinated Scheduling and Spatial Reuse (iCSSR) dan kesiapan inovasi Wi-Fi 8 untuk melipatgandakan kecepatan pengguna.
  • Keamanan Menyeluruh: Didukung pengelompokan AI yang mengenali perangkat terminal otomatis dengan akurasi 95%, teknologi Deteksi Anomali Cerdas (SmartAD), Wi-Fi Shield, Kriptografi Pasca-Kuantum (PQC), serta AP iGuard untuk perlindungan privasi 24/7.
  • Otonomi Jaringan: Mengusung fitur iFlow dan kecerdasan AI yang mampu menyelesaikan 80% gangguan jaringan nirkabel secara otomatis serta mendeteksi masalah dalam hitungan menit.

Dukungan Sektor Pendidikan dan Kolaborasi Industri

Peluncuran ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting industri, seperti perwakilan dari NIDA, IPv6 Forum, IEEE, Mastel, dan akademisi.

Juliana Johari, Wakil Rektor Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, menyambut positif inovasi ini. Menurutnya, pemanfaatan Wi-Fi 7 dan iMaster NCE Huawei menjadi pendorong utama dalam menciptakan ekosistem digital yang handal bagi proses pengajaran, penelitian, dan operasional kampus.

Melalui kolaborasi ini, Huawei berkomitmen terus mendorong modernisasi industri cerdas di kawasan Asia-Pasifik dengan merealisasikan standar jaringan 10 Gbps berbasis AI ke dalam aplikasi nyata.

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles