TEKNOBUZZ – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Jakarta yang ke-499, platform game kasual populer, Higgs Games Island (HGI), resmi mengumumkan gelaran turnamen domino bertaraf nasional bertajuk HGI Jakarta Domino Tournament 2026. Event akbar yang terbuka untuk umum ini siap diselenggarakan pada akhir pekan ini, 27–28 Juni 2026.
Tidak tanggung-tanggung, kompetisi ini akan bertempat di venue megah berstandar internasional, Jakarta International Velodrome, Jakarta. Langkah besar ini juga mendapat dukungan penuh dari Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI).
Dari Hiburan Kasual, Naik Kelas Menjadi Mind Sport Profesional
Bagi komunitas gamer, turnamen ini menjadi tonggak sejarah yang penting. Game domino yang awalnya akrab sebagai hiburan pengisi waktu luang di smartphone, kini resmi naik kelas menjadi cabang olahraga ketangkasan berpikir (mind sport) yang kompetitif dan prestisius.
Antusiasme masyarakat pun terbukti sangat besar. Sebanyak 1.500 peserta yang terbagi ke dalam 750 tim dipastikan akan bertanding sengit demi memperebutkan total hadiah fantastis senilai Rp200 juta.
“Jakarta yang tengah melangkah menuju usia 500 tahun adalah simbol ketangguhan dan inovasi. HGI Jakarta Domino Tournament 2026 merupakan wujud komitmen kami untuk merayakan hari jadi kota ini dengan memberikan wadah bagi pengembangan bakat lokal melalui pertandingan olahraga pikiran,” ujar Ray, perwakilan dari HGI.
Membawa Domino Tradisional ke Panggung Dunia
Pemilihan Jakarta International Velodrome sebagai lokasi pertandingan membawa pesan kuat. Venue ini merefleksikan ambisi Jakarta untuk menjadi kota olahraga bertaraf dunia, sekaligus menegaskan bahwa olahraga pikiran sudah saatnya digarap secara berkelas dan profesional.
Turnamen ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang HGI untuk memperkuat kehadirannya di wilayah Jakarta dan sekitarnya sebagai pusat pengembangan olahraga domino di Indonesia. Melalui event ini, HGI berharap bisa melahirkan atlet-atlet berbakat yang kelak mampu mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
“Kami tidak hanya menyelenggarakan pertandingan, tapi juga mendorong masa depan olahraga domino di Indonesia yang lebih positif, terstruktur, dan berkepanjangan,” tutup Ray.


