TEKNOBUZZ – Acer Indonesia kembali memperkuat komitmen lingkungan mereka melalui gerakan keberlanjutan bertajuk #SayangBumi. Memasuki tahun keenam pelaksanaannya, program ini membidik dunia pendidikan sebagai motor penggerak utama guna menanamkan kesadaran lingkungan sejak usia muda.
Seperti diketahui, tantangan pengelolaan limbah elektronik (e-waste) di Indonesia kian mendesak. Berdasarkan data Global e-Waste Monitor 2024, Indonesia bahkan tercatat sebagai salah satu penghasil limbah elektronik terbesar di Asia Tenggara, dengan volume timbunan mencapai 1,9 juta ton pada tahun 2022 lalu.
Targetkan 5 Ton E-Waste dan Lahirkan 150 Changemaker
Dalam aksi nyata tahun ini, Acer menggandeng 50 SMA di wilayah Jabodetabek. Tidak sekadar mengajak siswa mengumpulkan sampah elektronik (e-waste) di lingkungan sekolah, Acer juga menggelar rangkaian edukasi langsung melalui workshop e-waste yang dijadwalkan berlangsung dari Juni hingga November 2026.
Melalui inisiatif ini, Acer Indonesia memasang target ambisius untuk mengumpulkan 5 ton e-waste sepanjang program, meningkat dari capaian tahun sebelumnya yang sebesar 3 ton. Guna memaksimalkan gerakan, setiap sekolah akan memilih 3 perwakilan siswa, membentuk total 150 siswa yang dinobatkan sebagai #SayangBumi Changemaker. Mereka akan bertindak sebagai duta yang aktif menggerakkan ribuan rekan sejawatnya untuk peduli terhadap pengelolaan limbah elektronik.
“Tahun ini kami memilih hadir di sekolah karena kami percaya bahwa generasi yang tumbuh dengan kesadaran lingkungan adalah generasi yang akan menentukan seperti apa bumi ini dua puluh hingga tiga puluh tahun ke depan. #SayangBumi bukan sekadar program, ini undangan bagi anak-anak muda Indonesia untuk memimpin perubahan,” ungkap Leny Ng, President Director Acer Indonesia.
Kolaborasi Strategis Bersama EwasteRJ
Untuk memastikan limbah elektronik yang terkumpul dikelola secara bertanggung jawab, Acer berkolaborasi dengan EwasteRJ, sebuah perusahaan infrastruktur e-waste sirkular dan mitra daur ulang bersertifikasi. EwasteRJ bertugas mengawal jalannya workshop sekaligus menjamin bahwa seluruh e-waste yang masuk diproses dengan aman, sesuai standar, dan ramah lingkungan.
Rafa Jafar, Founder EwasteRJ, menyampaikan apresiasinya atas konsistensi Acer. “Inisiatif ini menunjukkan bahwa upaya menjaga lingkungan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan harus secara kolektif. Kami berharap kolaborasi melalui #SayangBumi ini dapat memberikan inspirasi bagi masyarakat luas untuk mulai peduli lingkungan,” ujarnya.
Konsistensi Sejak 2021
Gerakan #SayangBumi merupakan bukti komitmen jangka panjang Acer Indonesia dalam isu lingkungan yang telah digulirkan secara konsisten sejak 2021. Sebelum berfokus pada e-waste, gerakan ini telah mencakup berbagai aksi hijau, mulai dari edukasi lingkungan, aksi bersih-bersih pantai, penanaman ribuan mangrove, hingga penanaman 2.000 bibit pohon untuk menekan jejak karbon.
Bagi masyarakat umum yang ingin ikut berkontribusi dalam pengumpulan limbah elektronik ini, Acer juga menyediakan beberapa titik pengumpulan tambahan di Jabodetabek.


