16.3 C
New York
Monday, May 11, 2026

Buy now

Kia EV2 Usung Baterai Besar dan Fitur Modern

TEKNOBUZZ – Produsen otomotif asal Korea Selatan, Kia, resmi membuka pemesanan SUV listrik terbarunya, Kia EV2 di pasar Eropa. Model ini menjadi mobil listrik paling kecil dari Kia dan hadir dengan harga yang lebih terjangkau dari ekspektasi banyak konsumen.

Produksi Kia EV2 dilakukan di pabrik Slovakia, fasilitas yang juga memproduksi Kia EV4. Kepala Kia Eropa, Soohang Chang, menyatakan bahwa produksi lokal membantu perusahaan mempercepat distribusi sekaligus menekan biaya produksi agar tetap kompetitif.

Kia EV2 hadir dalam empat varian, yaitu Light, Air, Earth, dan GT-Line, dengan dua pilihan baterai. Versi standar menggunakan baterai 42,2 kWh dengan jarak tempuh hingga 317 km.

Baca juga: Mobil Listrik Kia EV2 Resmi Diproduksi

Sementara varian baterai 61 kWh mampu menempuh jarak antara 412 km hingga 452 km, tergantung konfigurasi motor. Mobil ini dibangun di atas platform E-GMP, yang juga digunakan pada lini Hyundai Ioniq.

Namun, untuk menekan harga, Kia menggunakan sistem 400V, bukan 800V seperti pada Kia EV6. Meski begitu, pengisian daya tetap cukup cepat, dari 10% ke 80% hanya dalam 30 menit menggunakan fast charger 118 kW.

Dari sisi interior, Kia EV2 menawarkan dua layar 12,3 inci serta layar tambahan 5 inci untuk kontrol AC. Menariknya, sistem infotainment versi standar tidak dilengkapi navigasi bawaan, sehingga pengguna diharapkan memanfaatkan aplikasi seperti Google Maps melalui smartphone.

Secara dimensi, Kia EV2 memiliki panjang sekitar 4 meter, lebih kecil dari Volkswagen ID.3. Namun berkat lantai datar, ruang kabin tetap lega dengan klaim legroom terbaik di kelasnya serta kapasitas bagasi mencapai 403 liter.

Produksi awal difokuskan pada varian baterai kecil. Sementara versi baterai besar dan GT-Line akan mulai diproduksi pada Juni 2026. Dengan harga kompetitif dan fitur modern, Kia EV2 siap bersaing dengan merek seperti BYD dan MG di pasar SUV listrik kompak.

Di Jerman, Kia EV2 dibanderol mulai €26.600 (sekitar Rp460 jutaan). Harga ini jauh lebih murah dibanding prediksi awal yang menyentuh €30.000. Selain itu, Kia juga menawarkan skema leasing mulai €239 per bulan (sekitar Rp4,1 jutaan), membuat mobil listrik ini semakin mudah diakses.

Pemesanan juga telah dibuka di beberapa negara lain seperti Spanyol, Belanda, dan Irlandia. Namun, belum ada informasi dari KIA terkait ketersediaan Kia EV2 di luar Jerman, termasuk Indonesia.

Lalu, apakah Kia EV2 akan dipasarkan di Indonesia? Semoga saja. Mengingat beberapa lini mobil listrik KIA telah dipasarkan di Indonesia.

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles