TEKNOBUZZ – Mercedes-Benz VLE resmi diperkenalkan oleh Mercedes-Benz sebagai kendaraan listrik mewah yang dirancang untuk menyaingi popularitas SUV keluarga premium. Berbeda dari van konvensional yang identik dengan kendaraan niaga, model ini menawarkan kenyamanan kelas atas dengan kapasitas hingga delapan penumpang serta berbagai teknologi canggih yang biasanya ditemukan pada sedan flagship.
Dari segi desain, Mercedes-Benz VLE tampil lebih aerodinamis dibandingkan van pada umumnya. Kendaraan ini memiliki tinggi sekitar 1,925 meter dan lebar hampir 2 meter.
Mengutip ArenaEV, Tim Mercedes juga mengoptimalkan desain bodinya agar lebih efisien dengan koefisien hambatan angin 0,25, angka yang sangat rendah untuk kendaraan berbentuk boxy. Efisiensi tersebut membantu meningkatkan jarak tempuh kendaraan listrik ini.

Di bagian dapur pacu, Mercedes-Benz VLE dibekali baterai berkapasitas 115 kWh berbasis teknologi nikel-manganese-kobalt.
Baca juga: Ini Sederet Teknologi Mercedes-Benz Trucks Selama 130 Tahun
Berdasarkan standar pengujian WLTP di Eropa, mobil listrik ini mampu menempuh jarak lebih dari 700 km dalam sekali pengisian daya. Sementara menurut estimasi standar EPA di Amerika Serikat, jaraknya diperkirakan masih berada di atas 500 km, membantu mengurangi kekhawatiran pengguna terhadap jarak tempuh kendaraan listrik.
Teknologi pengisian dayanya juga tergolong sangat cepat. Mercedes-Benz VLE menggunakan sistem kelistrikan 800V yang memungkinkan pengisian hingga 315 kW. Dengan teknologi tersebut, kendaraan dapat menambah jarak tempuh sekitar 248 km hanya dalam 10 menit pengisian.
Jika mengisi selama 15 menit, jaraknya bisa bertambah hingga 355 km, sementara pengisian dari 10% ke 80% hanya membutuhkan sekitar 25 menit. Mercedes-Benz menawarkan dua varian utama untuk model ini, yaitu VLE 300 dan VLE 400 4Matic.
VLE 300 menggunakan satu motor listrik di bagian depan dengan tenaga 268 hp dan akselerasi 0–100 km/jam dalam 9,5 detik. Sementara VLE 400 4Matic hadir dengan sistem penggerak all-wheel drive berkat tambahan motor belakang yang menghasilkan tenaga hingga 409 hp, sehingga mampu mencapai 100 km/jam dalam 6,5 detik.

Masuk ke interior, Mercedes-Benz VLE menghadirkan pengalaman kabin yang sangat futuristik. Bagian depan dilengkapi layar 10,25 inci untuk pengemudi serta dua layar 14 inci di tengah dan sisi penumpang. Penumpang belakang dapat menikmati layar lipat 8K berukuran 31,3 inci dengan sistem audio 22 speaker dari Burmester, menjadikan kabin terasa seperti bioskop berjalan.
Kursi belakang “Grand Comfort” juga dirancang untuk pengalaman premium dengan fitur pijat, bantal khusus, dan sandaran kaki elektrik. Mercedes-Benz bahkan menyebut pergerakan kursinya sangat halus hingga terlihat seperti “balet”.
Mercedes-Benz VLE dijadwalkan mulai dijual pada akhir 2026 di Jerman. Untuk pasar Jerman, varian dasar VLE 300 diperkirakan dibanderol sekitar €79.000 atau sekitar Rp1,54 miliar. Sementara varian VLE 400 diperkirakan memiliki harga sekitar €90.000 atau sekitar Rp1,76 miliar.
Namun, belum ada informasi resmi dari Mercedes-Benz tentang ketersediaan Mercedes-Benz VLE di negara mana saja, selain Jerman, termasuk Indonesia. Lalu, apakah Mercedes-Benz VLE akan dipasarkan di Indonesia? Semoga saja. Mengingat beberapa seri mobil listrik Mercedes-Benz telah dipasarkan di Indonesia.


