21.3 C
New York
Wednesday, June 3, 2026

Buy now

Xiaomi EV Perkenalkan Teknologi Bantuan Mengemudi Generasi Baru

TEKNOBUZZ – Xiaomi EV, divisi otomotif dari raksasa teknologi Xiaomi, resmi memperkenalkan pembaruan besar pada sistem bantuan mengemudinya melalui Xiaomi HAD (Hyper Autonomous Driving) Enhanced Edition. ArenaEV, mengabarkan bahwa, teknologi ini mengandalkan kecerdasan buatan generasi terbaru dengan kemampuan world model dan reinforcement learning untuk membuat pengalaman berkendara kendaraan listrik menjadi lebih aman dan mulus.

Teknologi world model memungkinkan sistem AI memprediksi kondisi lalu lintas layaknya pengemudi manusia berpengalaman. Sistem ini dilatih menggunakan lebih dari sepuluh juta klip video dari situasi mengemudi di dunia nyata, sehingga mampu meniru perilaku manusia di jalan secara lebih natural.

Xiao­mi mengklaim pendekatan ini mendorong teknologi end-to-end assisted driving ke level baru dibanding kompetitor di pasar kendaraan listrik Tiongkok. Lalu, apakah teknologi tersebut nantinya diterapkan untuk pasar global?

Baca juga: Xiaomi Percepat Produksi Mobil Listrik SU7 Series

Dari sisi keselamatan, Xiaomi HAD Enhanced Edition menghadirkan dua peningkatan utama. Pertama adalah peningkatan performa AEB (Autonomous Emergency Braking) agar kendaraan lebih cepat dan akurat dalam mengerem saat risiko tabrakan terdeteksi.

Kedua, fitur baru AES (Automatic Emergency Steering) memungkinkan mobil membanting setir secara otomatis untuk menghindari kecelakaan ketika pengereman saja tidak cukup. Keunggulan teknologi ini didukung oleh pencapaian riset Xiaomi di bidang AI.

Algoritma ViSE milik Xiaomi berhasil menjuarai kompetisi profesional ICCV 2025. Sementara model generatif mereka, Genesis, diterima di konferensi AI bergengsi NeurIPS.

Tak tanggung-tanggung, Xiaomi juga menginvestasikan lebih dari RMB tujuh miliar untuk riset dan pengembangan AI sepanjang 2025, dengan tim smart driving beranggotakan lebih dari seribu delapan ratus orang, termasuk seratus delapan doktor.

Respons pengguna terhadap fitur ini sangat positif. Xiaomi mengungkap lebih dari sembilan puluh persen pemilik mobil listriknya aktif menggunakan fitur bantuan mengemudi. Teknologi ini diklaim telah membantu mencegah sekitar empat ratus lima puluh tujuh ribu potensi kecelakaan, yang menunjukkan dampak nyata di dunia nyata.

Fitur HAD sendiri pertama kali dirilis pada Februari dan mendapat pembaruan besar pada Juli. Akses gratis ke fitur ini menjadi salah satu nilai jual utama mobil listrik Xiaomi.

Belum ada informasi lebih lanjut dari Xiaomi terkait mengenai teknologi HAD ini akan digunakan di mobil listrik Xiaomi apa saja. Ditunggu informasi berikutnya.

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles