23.7 C
New York
Friday, April 17, 2026

Buy now

GoTo Tegaskan Belum Ada Keputusan Resmi Merger dengan Grab

TEKNOBUZZ – Isu potensi merger antara Grab dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) kembali menjadi sorotan publik. Di tengah spekulasi yang berkembang, GoTo menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan maupun kesepakatan apa pun terkait rencana transaksi dengan Grab.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh R. A Koesoemohadiani, Direktur Legal dan Group Corporate Secretary GoTo yang diterima oleh Teknobuzz ID, sebagai bentuk klarifikasi atas rumor yang beredar.

Di tengah munculnya spekulasi merger, GoTo menilai bahwa penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 25 November 2025 adalah bagian dari tata kelola perusahaan yang baik dan tidak berkaitan dengan aksi korporasi tertentu.

Koesoemohadiani menyampaikan bahwa informasi lebih lanjut akan disampaikan sesuai regulasi ketika pemanggilan RUPSLB dilakukan pada tanggal 25 November 2025. Ia juga menegaskan bahwa jajaran Direksi dan manajemen tetap berkomitmen untuk bertindak profesional serta mengutamakan kepentingan seluruh pemangku kepentingan.

Baca juga: Isu Merger Grab–GoTo Kembali Mencuat, Rumor Lagi atau Fakta?

“Setiap langkah yang diambil oleh GoTo akan senantiasa patuh terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku bagi perusahaan publik, dengan tetap memprioritaskan penciptaan nilai jangka panjang bagi pemegang saham serta menjaga kepentingan terbaik bagi mitra pengemudi, mitra UMKM, pelanggan, serta seluruh pemangku kepentingan. Sebagai perusahaan teknologi yang didirikan dan tumbuh di Indonesia, GoTo menyambut baik upaya berkelanjutan Pemerintah Indonesia dalam memperkuat ekosistem digital nasional, serta tetap berkomitmen untuk mendukung dan mematuhi kebijakan serta regulasi Pemerintah yang bertujuan membangun industri yang efisien, adil, dan berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk mitra pengemudi, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta konsumen di seluruh Indonesia,” jelas R. A Koesoemohadiani melalui keterangan resminya.

Untuk itu, menurut R. A Koesoemohadiani, GoTo terus berkomitmen untuk senantiasa mendukung arahan dan kebijakan Pemerintah.

Koesoemohadiani menambahkan, GoTo saat ini berada pada posisi terkuat dalam beberapa tahun terakhir, berkat eksekusi strategi perusahaan dan kemajuan signifikan menuju profitabilitas yang berkelanjutan.

“GoTo saat ini berada pada posisi terkuat dalam beberapa tahun terakhir, didukung oleh rencana strategis serta kemajuan menuju profitabilitas yang berkelanjutan, sebagaimana telah kami sampaikan dalam hasil kinerja kuartal terakhir. Kami sangat bersyukur atas pencapaian ini dan berterima kasih atas dukungan dan kepercayaan mitra pengemudi, mitra UMKM, serta konsumen di seluruh Indonesia yang memungkinkan pencapaian ini,” ujar R. A Koesoemohadiani.

GoTo menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa fokus utama perusahaan saat ini adalah eksekusi strategi bisnis untuk mencapai sasaran jangka panjang, sekaligus memberikan nilai tambah bagi pemegang saham dan seluruh ekosistem GoTo.

GoTo sendiri merupakan salah satu ekosistem digital terbesar di Indonesia yang mencakup layanan transportasi, pengantaran, pembayaran, layanan keuangan, teknologi untuk UMKM, e-commerce melalui Tokopedia, serta layanan perbankan melalui Bank Jago.

Dengan pernyataan resmi ini, GoTo berharap semua elemen masyarakat Indonesia mendapatkan kejelasan atas rumor yang beredar dan memahami bahwa fokus perusahaan tetap pada penguatan fundamental bisnis, bukan pada spekulasi yang belum memiliki dasar keputusan.

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles