24.9 C
New York
Tuesday, May 19, 2026

Buy now

Pasar Smartphone Global Tumbuh 1% di Q2 2025, Samsung Pimpin dengan Pertumbuhan Signifikan

TEKNOBUZZ – Laporan terbaru dari International Data Corporation (IDC)bertajuk IDC Worldwide Quarterly Mobile Phone Tracker menunjukkan bahwa pasar smartphone global mencatat pertumbuhan tipis sebesar 1,0% year-over-year (YoY) pada kuartal kedua 2025, dengan total pengiriman mencapai 295,2 juta unit. Meski tumbuh positif, pasar tetap dibayangi ketidakpastian global akibat volatilitas tarif, tekanan ekonomi makro, inflasi, pengangguran, dan pelemahan permintaan di China.

Nabila Popal, Senior Research Director untuk Worldwide Client Devices di IDC, mengungkapkan bahwa tekanan ekonomi berdampak besar pada segmen bawah pasar.

“Ketidakpastian ekonomi cenderung menekan permintaan di segmen harga rendah, di mana sensitivitas harga sangat tinggi. Penjualan perangkat Android kelas bawah mengalami penurunan signifikan yang membebani pertumbuhan pasar secara keseluruhan,” ujar Popal seperti dikutip situs resmi IDC.

Popal menambahkan, kinerja China di kuartal ini juga melemah, meski festival e-commerce 618 mencatat penjualan tinggi.

“Subsidi gagal mendorong permintaan baru, dan sebagian besar promosi digunakan untuk menghabiskan stok. Apple masih menjadi merek teratas selama periode promosi, namun turun 1% di China. Pertumbuhan kuat di pasar negara berkembang mendorong Apple tumbuh 1,5% secara global,” jelas Popal.

IDC Worldwide Quarterly Mobile Phone Tracker
IDC Worldwide Quarterly Mobile Phone Tracker

Baca juga: Asus Puncaki Peringkat Top 5 PC Company Indonesia versi IDC

Sementara itu, Samsung berhasil mempertahankan posisi puncak dengan pertumbuhan 7,9% YoY, mengirimkan 58 juta unit dan menguasai 19,7% pangsa pasar. Francisco Jeronimo, Vice President Client Devices IDC, menilai keberhasilan ini berkat strategi produk terbaru.

“Galaxy A36 dan A56 membawa fitur AI ke segmen menengah. Fitur ini dimanfaatkan di toko ritel untuk menarik minat konsumen yang semakin penasaran dengan teknologi AI,” kata Jeronimo.

Sementara Anthony Scarsella, Research Director Client Devices IDC, melihat pertumbuhan tipis ini sebagai sinyal positif.

“Di tengah tantangan politik, dampak perang, dan hambatan tarif, pertumbuhan 1% menjadi indikator penting bahwa pasar siap kembali tumbuh. Kuartal kedua (Q2) 2025 ini banyak bermunculan beragam model smartphone terbaru dengan desain inovatif dan integrasi AI yang kuat. Sehingga mendorong delapan kuartal berturut-turut pertumbuhan. Situasi ini sangat langka terjadi, dari tahun 2013, baru sekarang terjadi lagi,” jelas Anthony.

Berdasarkan data IDC, lima besar produsen smartphone dunia di Q2 2025 adalah Samsung (58 juta unit, 19,7%), Apple (46,4 juta, 15,7%), Xiaomi (42,5 juta, 14,4%), vivo (27,1 juta, 9,2%), dan Transsion (25,1 juta, 8,5%).

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles