8.1 C
New York
Wednesday, April 22, 2026

Buy now

Pemerintah RI Siapkan Internet 100 Mbps untuk Sekolah dan Puskesmas di Zona Blank Spot

TEKNOBUZZ – Pemerintah Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam pemerataan akses digital dengan menyiapkan layanan internet tetap hingga 100 Mbps untuk wilayah blank spot, khususnya bagi sekolah, puskesmas, dan kantor desa. Kebijakan ini menjadi tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya digitalisasi sebagai penggerak ekonomi rakyat.

Dikutip dari situs resmi Komdigi (Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia), dalam pertemuan bersama pimpinan Telkom, Telkomsel, Indosat, dan XL Smart pada 12 Juni 2025, di kantor Komdigi, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid menyampaikan bahwa program ini akan dilaksanakan melalui alokasi spektrum baru serta penerapan model jaringan terbuka (open access). Hal ini diharapkan mendorong keterlibatan lebih banyak pihak dan menjamin keterjangkauan layanan.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, dalam pidato pelantikannya, Presiden menyampaikan secara berulang pentingnya digitalisasi untuk meningkatkan kehidupan ekonomi masyarakat,” ujar Meutya.

Tantangan dan Solusi untuk Wilayah Terpencil

Menurut data Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital, masih terdapat 86 persen sekolah dan 75 persen puskesmas yang belum memiliki akses internet tetap. Selain itu, sebanyak 32.000 kantor desa masih berada dalam zona blank spot, dan penetrasi layanan fixed broadband baru menyentuh angka 21,31 persen rumah tangga secara nasional.

Untuk mengatasi kesenjangan ini, pemerintah tidak hanya menyiapkan spektrum baru, tapi juga membangun regulasi yang inklusif dan transparan. Operator jaringan tetap yang terpilih diwajibkan membuka infrastruktur mereka agar bisa dimanfaatkan bersama oleh penyelenggara lain.

“Ini adalah langkah kami dalam memastikan bahwa setiap kebijakan spektrum tidak hanya mengutamakan aspek regulasi, tapi juga membuka ruang seluas-luasnya untuk keterlibatan dan kesiapan industri,” jelas Meutya.

Skema Terbuka dan Transparan

Rancangan Peraturan Menteri sebagai dasar hukum program ini telah melewati konsultasi industri selama lebih dari sebulan. Proses seleksi operator akan dimulai tahun ini, dengan kriteria berbasis kesiapan teknologi dan komitmen menghadirkan layanan internet murah yang merata.

Menuju Indonesia Terkoneksi

Program internet 100 Mbps ini menjadi tonggak penting dalam mendorong pemerataan transformasi digital di Indonesia. Melalui pendekatan kolaboratif, keterbukaan infrastruktur, dan fokus pada harga terjangkau, pemerintah RI optimis bisa memperkecil kesenjangan digital dan menghadirkan manfaat nyata bagi pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat di seluruh Indonesia, termasuk desa terpencil.

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles