13.8 C
New York
Friday, May 1, 2026

Buy now

Batal Rilis Mobil Listrik Penuh, Lamborghini Fokus ke Hybrid

TEKNOBUZZ – Produsen supercar asal Italia, Lamborghini, resmi membatalkan rencana peluncuran mobil listrik (EV) produksi massal pertamanya. Keputusan ini diumumkan langsung oleh CEO Stephan Winkelmann pada 23 Februari 2026, seperti dikutip ArenaEV, dengan alasan utama menjaga identitas dan warisan khas merek berlambang banteng tersebut.

Sebelumnya, Lamborghini berencana menghadirkan mobil listrik berbasis konsep Lamborghini Lanzador, sebuah crossover “2+2” dengan dua kursi depan dan dua kursi belakang kecil. Namun setelah mengevaluasi minat pasar, perusahaan memutuskan untuk tidak melanjutkan proyek EV tersebut.

Menurut Winkelmann, minat pelanggan Lamborghini terhadap teknologi nol emisi “hampir nol”. Konsumen setia Lamborghini bukan hanya mencari kendaraan untuk mobilitas, tetapi pengalaman emosional. Mulai dari desain agresif, performa tinggi, hingga suara mesin V8 atau V12 yang menggelegar.

Sebagai gantinya, Lamborghini akan fokus mengembangkan mobil plug-in hybrid (PHEV). Teknologi ini menggabungkan mesin bensin konvensional dengan motor listrik, menghasilkan akselerasi instan dari tenaga baterai tanpa menghilangkan karakter suara dan performa khas Lamborghini.

Strategi ini dianggap sebagai solusi “jalan tengah” untuk memenuhi regulasi emisi tanpa mengorbankan DNA merek. Keputusan ini juga berdampak pada model SUV terlaris mereka, Lamborghini Urus.

Sebelumnya, generasi berikutnya Urus direncanakan menjadi mobil listrik penuh pada 2029. Namun rencana tersebut kini dibatalkan. Urus sendiri menjadi tulang punggung penjualan Lamborghini, dengan total rekor 10.747 unit terjual tahun lalu.

Winkelmann menegaskan bahwa mempertaruhkan model terlaris pada teknologi yang belum tentu diminati pasar adalah langkah berisiko. Ia bahkan menyebut investasi miliaran dolar untuk EV saat ini sebagai “hobi mahal” jika tidak didukung permintaan konsumen.

Meski begitu, Lamborghini tidak sepenuhnya menutup pintu bagi mobil listrik di masa depan. Saat ini, lini produk seperti Urus, Temerario, dan Revuelto telah beralih ke sistem hybrid sebagai langkah menghadapi regulasi emisi yang akan semakin ketat pada 2030.

Dengan strategi ini, Lamborghini memilih menunggu waktu yang tepat sebelum masuk penuh ke era mobil listrik, tanpa kehilangan “magis” yang membuat setiap Lamborghini begitu istimewa di mata penggemarnya.

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles