TEKNOBUZZ – Selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 (1447 H) pastinya membutuhkan koneksi internet dan jaringan telekomunikasi yang stabil dan aman. Untuk itu, Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid memastikan layanan telekomunikasi dan internet selama masa mudik Lebaran 2026 berjalan lancar.
Hal ini disampaikan Menkomdigi, Meutya Hafid saat meninjau Posko Terpadu di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Selasa (24/03/2026), seperti dikutip situs resmi Komdigi.
Menkomdigi menyebutkan kualitas jaringan secara nasional sangat baik dan terjaga. Rata-rata kecepatan unduh nasional mencapai 95 Mbps dan kecepatan unggah mencapai 42 Mbps.
“Khusus untuk Bali, rata-ratanya 105 Mbps, jadi di atas rata-rata nasional. Di Bandara Ngurah Rai sendiri kecepatannya di atas 200 Mbps, bahkan sampai 250 Mbps. Terima kasih kepada teman-teman operator yang sudah bekerja untuk menjaga konektivitas yang baik,” ujar Meutya.
Baca juga: Komdigi Ajak Masyarakat Jaga Ruang Digital Aman Pada Momen Idul Fitri 1447 H
Selain jaringan seluler, Kemkomdigi juga memantau keamanan frekuensi penerbangan. Meutya menegaskan bahwa interferensi frekuensi sangat minim, yakni di bawah 30 detik.
Kondisi ini dipastikan aman dan tidak membahayakan tingginya lonjakan frekuensi penerbangan selama musim mudik. Pengawalan ketat ini akan terus dilakukan hingga 29 Maret mendatang.
Untuk menjaga kelancaran komunikasi masyarakat, Kemkomdigi dan operator seluler telah menyiagakan sekitar 500 posko di seluruh Indonesia. Posko ini terbukti efektif dalam menangani dinamika di lapangan, termasuk saat terjadi kepadatan trafik pada 19 Maret lalu di momen Pengerupukan yang berdekatan dengan libur Lebaran.
Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio (Balmon SFR) Kemkomdigi bersama operator sigap mengatasi kendala tersebut, dan lebih dari 90% keluhan yang masuk telah langsung ditangani.
Komdigi dan Provider Pastikan Koneksi Internet Stabil Selama Mudik 2026
Sebelum Idul Fitri 1447 H, Komdigi bersama operator seluler memastikan layanan telekomunikasi tetap stabil selama periode mudik dan Idul Fitri 2026, seperti dijelaskan dalam keterangan resminya.
Seperti dikutip situs resmi Komdigi, Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Digital, Ismail mengatakan pemerintah telah menyiapkan Satgas Posko Mudik untuk memantau kualitas layanan telekomunikasi dan penggunaan spektrum frekuensi radio di seluruh Indonesia.
Menurut Sekjen Ismail, pemerintah bersama operator seluler telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi, agar masyarakat tetap dapat menikmati layanan komunikasi yang stabil selama perjalanan mudik.
Ismail juga mengapresiasi peran petugas di lapangan, terutama Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio, yang tetap bertugas selama masa libur untuk menjaga kualitas spektrum frekuensi radio sebagai sumber daya utama layanan telekomunikasi.
“Spektrum frekuensi radio merupakan sumber daya yang sangat penting bagi layanan telekomunikasi. Kami berterima kasih kepada seluruh jajaran Balmon serta para operator dari Telkom, Telkomsel, XLSmart, dan Indosat, yang tetap menjalankan tugas selama masa liburan demi memastikan layanan tetap optimal bagi masyarakat,” kata Ismail.
Sementara itu, Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Kementerian Komdigi Wayan Toni Supriyanto menjelaskan pemantauan layanan telekomunikasi dilakukan melalui 35 unit pelaksana teknis Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.


