2.7 C
New York
Sunday, February 15, 2026

Buy now

spot_img

Indosat Gelar Indonesia AI Day for Supply Chain

TEKNOBUZZ – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH) kembali menggelar Indonesia AI Day for Supply Chain, forum strategis yang mempertemukan pemangku kepentingan sektor transportasi, distribusi, dan logistik. Acara ini menyoroti pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan IoT untuk menjawab tantangan rantai pasok yang semakin kompleks di era digital.

Pertumbuhan volume perdagangan, tuntutan pengiriman cepat, dan tekanan efisiensi biaya membuat industri supply chain berada di titik krusial. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat hingga 2024 terdapat sekitar 16.080 perusahaan pergudangan dan ekspedisi kurir di Indonesia.

Skala industri yang besar ini menuntut sistem operasional yang terintegrasi, adaptif, dan berbasis data. Indosat memaparkan bahwa adopsi digital dan AI secara global terbukti mendorong peningkatan pendapatan hingga tiga puluh persen, efisiensi operasional hingga empat puluh persen, serta penurunan risiko pencurian dan fraud hingga lima puluh persen.

Di sisi operasional armada, predictive maintenance berbasis AI mampu menekan downtime tak terduga hingga 50%. Sementara otomatisasi gudang mempercepat fulfillment dan menurunkan biaya operasional.

Baca juga: Indosat Ooredoo Hutchison Raup Laba Bersih Tumbuh Double-Digit di 2025

Muhammad Buldansyah, Director & Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menegaskan pentingnya transformasi berbasis data. “Supply chain tidak lagi bisa mengandalkan proses manual. Pelaku industri perlu visibilitas real-time agar keputusan dapat diambil tepat waktu. Indosat mendorong pemanfaatan AI agar proses saling terhubung dan operasional lebih terukur,” ujar Muhammad Buldansyah melalui keterangan resminya.

Dalam forum ini, Indosat menampilkan dua puluh tujuh solusi supply chain berbasis AI yang dikelompokkan ke dalam enam area utama, mulai dari Always-On Supply Chain Operations hingga Predictive & Intelligent Decision Making. Solusi tersebut mencakup jaringan privat, telemetri IoT, manajemen armada, video analytics berbasis AI, AI chatbot, platform omnichannel, layanan keamanan siber, advanced analytics, hingga dashboard decision intelligence untuk level eksekutif.

Untuk sektor transportasi, solusi seperti Fleet Management, Vision AI, dan IoT Telemetry memungkinkan pemantauan armada secara real-time. Di sektor distribusi dan logistik, Cold Chain Monitoring dan Asset Tracking menjaga kualitas produk melalui visibilitas lokasi dan kondisi barang.

Pendekatan Smart Facility dan Unified Command Center turut mendukung efisiensi energi dan keandalan operasional end-to-end.

Melalui Indonesia AI Day for Supply Chain, Indosat menegaskan komitmennya memberdayakan pelaku industri agar beroperasi lebih efisien, kompetitif, dan siap menghadapi masa depan ekonomi digital. Ini juga sekaligus memperkuat fondasi ekosistem logistik nasional yang tangguh dan terhubung.

spot_img

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles