15 C
New York
Thursday, April 2, 2026

Buy now

IASC Mampu Cegah Potensi Kerugian Scam Digital Hingga Rp4,6 Triliun

TEKNOBUZZ – Pemerintah Republik Indonesia resmi meluncurkan Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) sebagai pusat pengaduan, koordinasi, dan edukasi nasional dalam upaya memberantas penipuan digital serta aktivitas keuangan ilegal. Peluncuran tersebut berlangsung dalam Konferensi Pers Kampanye Nasional Berantas Scam dan Aktivitas Keuangan Ilegal” di Jakarta, seperti dikutip situs resmi Komdigi.

Sejak beroperasi, IASC telah mencatat capaian signifikan. Lembaga ini menerima lebih dari 225 ribu laporan masyarakat, memblokir 71 ribu rekening terkait aktivitas ilegal, serta menyelamatkan dana publik sebesar Rp349,3 miliar.

Lebih jauh, IASC juga berhasil mencegah potensi kerugian hingga Rp4,6 triliun.Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara pemerintah, industri fintech, lembaga keuangan, dan media.

“Kami tidak mampu bekerja sendirian, perlu didukung industri dan disosialisasikan oleh media,” ujar Meutya.

Ia menambahkan, Kementerian Komdigi akan terus melakukan pemutusan akses terhadap situs atau konten yang terindikasi melakukan aktivitas scam. Meski begitu, kesadaran masyarakat tetap menjadi faktor kunci dalam melindungi diri dari kejahatan digital.

Meutya mengimbau masyarakat untuk aktif berpartisipasi dengan segera melaporkan setiap indikasi penipuan kepada IASC.

“Kalau ada yang terkena scam, tolong segera melapor. Sesuai arahan Presiden, kami akan berkolaborasi dan menangani dengan cepat,” tegas Meutya.

Masyarakat yang menjadi korban atau menemukan indikasi penipuan keuangan dapat melakukan pengaduan melalui situs resmi IASC. Dengan hadirnya IASC, pemerintah berharap ruang digital Indonesia semakin aman, sehat, dan terlindungi dari ancaman scam maupun aktivitas ilegal lainnya

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles